MCMNEWS.ID | Walikota Tangsel, Benyamin Davnie. Dok: Andre Pradana
MCMNEWS.ID – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie menyebut terdapat beberapa indikator dalam capaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2022 yang belum optimal.
Indikator yang dinilai belum optimal tersebut diantaranya terkait pelayanan air bersih dan persampahan.
Dikatakan Benyamin, pelayanan air bersih dan persampahan menjadi indikator yang mendapatkan nilai rendah dalam capaian RPJMD tahun 2022.
“Soal pelayanan air bersih dan soal sampah, itu memang masih banyak kendalanya belum mencapai angka yang bagus,” kata Benyamin Davnie, ketika diwawancara, ditulis Kamis, (19/01/2023).
Benyamin mengungkapkan, belum optimalnya beberapa sektor kegiatan tersebut akan menjadi evaluasi pada tahun 2023 mendatang.
“Itu menjadi catatan dan evaluasi kita untuk tahun 2023 agar lebih maksimal,” lanjut Benyamin.
Sebelumnya diberitakan, capaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2022 menyentuh angka 96,85 persen.
Capaian RPJMD tahun 2022 menyentuh angka 96,85 persen berdasarkan penilaian dari 285 indikator.
Dari 285 indikator, 276 diantaranya mendapatkan nilai tinggi, empat melampaui nilai minimum dan lima indikator lainnya mendapatkan nilai rendah.
“Capaian RPJMD tahun 2022 sebesar 96,85 persen, termasuk tinggi. Jadi kita ada 285 indikator, 276 tinggi banget nilainya, yang memenuhi standar minimal itu empat indikator, lima indikator nilainya masih dibawah,” Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Tangsel, Eki Herdiana.
“Yang lima indikator terdiri dari beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah, red) tapi tidak terlalu krusial, tidak terkait langsung dengan masyarakat,” pungkas Eki.