MCMNEWS.ID – Walikota Benyamin Davnie mengingatkan soal netralitas kepada penyelenggara dan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Tangerang Selatan menjelang Pemilu 2024.
“Saya selalu mewanti-wanti kepada teman-teman saya di Pemerintahan Kota Tangerang Selatan untuk bersikap netral. Sekarang, foto-foto sudah tidak ada lagi menampilkan angka-angka yang disimbolkan dengan jari. Hanya semangat saja, mengepal,” ucap Benyamin saat menghadiri Apel Siaga Persiapan Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu, di Kantor Bawaslu, Puspiptek Setu. Jumat (24/11).
Selain netralitas, Benyamin mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi mewujudkan Pemilu yang berkualitas lewat penggunaan hak pilih di pemilu nanti.
“Salah satu ukurannya adalah partisipasi masyarakat yang sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Kalau dipresentasikan, diharapkan pada angka 70-80 persen warga menggunakan hak pilihnya,” ucapnya.
Ditempat yang sama, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan, Muhammad Acep mengungkapkan bahwa netralitas dalam pemilu wajib dijaga. Baik oleh ASN, TNI/Polri termasuk pula jajaran penyelenggaranya.
“Yang paling utama, kita harus netral. Jangan sampai penyelenggara menjadi pemain dalam pesta demokrasi ini,” ucap Acep.
Untuk mewujudkan pemilihan yang demokratis, pengawasan dan penegakkan hukum harus pula dilakukan secara baik dan tegas.
“Maka kita harus menjaga integritas kita, rasa keadilan kita untuk peserta dan masyarakat. Maka tertulis untuk Panwaslu Kelurahan/Desa awasi, cegah, tindak, awasi terlebih dahulu. Kemudian, jika ada pelanggaran cegah dan jika tidak bisa dicegah maka lakukan penindakan. Itu yang kita lakukan dalam pengawasan pemilu,” terangnya.