MCMNEWS.ID | Kepala Disperkimta Kota Tangsel, Aries Kurniawan. Dok: MCMNEWS/Andre
MCMNEWS.ID – Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Aries Kurniawan, menyebut, program Rumah Umum Tak Layak Huni (RUTLH) mengalami penambahan.
Dikatakan Aries, sebelumnya Disperkimta menargetkan memperbaiki 150 rumah tak layak huni milik warga Kota Tangsel selama tahun 2022, namun mengalami penambahan 50 sehingga menjadi 200 rumah.
“Awalnya 150 namun ada penambahan menjadi 200 rumah. Di Perubahan ini ada penambahan 50 rumah lagi,” kata Aries Kurniawan saat ditemui MCMNEWS.ID di Gedung DPRD Tangsel, Senin, (5/9/2022).
Penambahan tersebut, dijelaskan Aries, merupakan upaya pemenuhan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangsel yang ditetapkan sebanyak 200 unit setiap tahunnya.
Aries mengatakan, program bedah rumah yang tersebar di tujuh Kecamatan tersebut murnin menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangsel.
“Target RPJMD pertahun 200 unit untuk RUTLH di Dinas Perkimta. Di Perubahan ada penambahan, karena masih kurang, kita masih banyak RUTLH yang belum terlaksana, sehingga kita menambahkan 50 lagi, itu murni menggunakan APBD,” tutur Aries.
Sebelumnya Pemkot Tangsel melalui Disperkimta menargetkan perbaikan terhadap 150 rumah tak layak huni di tahun 2022.
150 unit rumah tersebut tersebar di tujuh Kecamatan dengan rincian 36 rumah di Ciputat, 15 rumah di Ciputat Timur, 20 rumah di Pamulang, 32 di Kecamatan Pondok Aren, 22 di Serpong, dan 18 rumah di Serpong Utara, dan 7 rumah di Kecamatan Setu.