MCMNEWS.ID | Gedung Bank Banten. Dok: Bank Banten
MCMNEWS.ID – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) resmi mencaplok piutang PNS Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dari Bank BJB senilai Rp.557 Miliar dari 4.218 kreditur.
Buyback kredit PNS Pemprov Banten sendiri sepaket dengan pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Provinsi Banten yang sebelumnya telah dikelola oleh Bank Banten.
Direktur Utama Bank Banten, Agus Syabarrudin, mengatakan, buyback tersebut menjadi milestone penting bagi upaya penyehatan perseroan. Dengan demikian, lanjut Agus, Bank Banten telah merealisasikan Rencana Bisnis Bank (RBB) yang sebelumnya telah dilaporkan ke OJK.
“Momen ini sekaligus menjadi penanda bahwa kepercayaan pada Bank Banten telah kembali. Bank Banten telah sehat, dan kita bisa all out meningkatkan bisnis lagi. Keberhasilan melakukan buyback ini sekaligus menjadi penanda bahwa likuiditas perusahaan telah stabil sehingga dapat mengelola aset lagi,” kata Agus, dalam keterangan yang diterima Mcmnews.id, Kamis, (29/7/2021).
“Harapannya, pencapaian ini bisa mendorong lebih banyak Pemerintah Kota dan Kabupaten di Wilayah Banten untuk menempatkan RKUD-nya di Bank Banten,” lanjut Agus.
Agus menuturkan, hingga saat ini Bank Banten terus berupaya menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Melalui penguatan layanan jasa perbankan yang berorientasi kepada kebutuhan nasabah dengan transformasi digital.
Bank Banten juga tidak henti-hentinya meningkatkan kualitas Human Capital agar lebih Responsif, Agile, Adaptif dan Profesional dalam menjalankan operasional perbankan sesuai dgn Budaya Perusahaan yg baru yakni Think Different, Reliable, Universe, Sustainable and Track (TRUST)
Harapannya, Bank Banten bisa meraih cita-cita untuk kian meraih kepercayaan masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat rebuild the trust, reach the glory.