MCMNEWS.ID | Suasana banjir yang terjadi di Rawa Buntu Kota Tangsel pada Jumat (23/9/2022). Dok: ist
MCMNEWS.ID – Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada beberapa hari belakangan menyisakan catatan untuk Pemerintah Kota (Pemkot).
Pasalnya, dalam kurun waktu dua pekan belakangan, sedikitnya tiga kali Kota Tangsel diguyur hujan dengan intensitas tinggi sehingga meninggalkan dampak di tengah masyarakat.
Berdasarkan data yang diterima MCMNEWS.ID berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel, sedikitnya tiga kali hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan 26 titik terendam banjir dan 3.569 keluarga terdampak.
Data tersebut merupakan rekapitulasi dari catatan BPBD terhadap hujan yang terjadi pada hari Sabtu 10 September 2022, hari Senin 19 September 2022 dan Jumat 23 September 2022.
Diketahui, pada Sabtu malam (10/9) hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Tangsel menyebabkan banjir, tercatat terdapat 13 titik banjir dan 2.127 keluarga terdampak.
Pada Senin sore (19/9) hanya ada satu titik banjir. Namun selain hujan lebat, sebagian wilayah Kecamatan Ciputat Kota Tangsel dilanda bencana angin puting beliung yang menyebabkan 441 rumah, 3 sarana ibadah dan 1 sekolah rusak.
Sedangkan pada hari Jumat (23/9) berdasarkan catatan BPBD Tangsel terdapat 12 titik banjir dan 1442 keluarga terdampak akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Tangsel.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangsel, Uci Sanusi, ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa banjir yang terjadi diakibatkan karena curah hujan yang tinggi dalam waktu yang cukup lama.
Selain itu, lanjut Uci Sanusi, berdasarkan pendataan BPBD juga didapati beberapa drainase yang tidak berfungsi dengan baik.
Lanjut membaca ke halaman berikutnya