MCMNEWS.ID | Pelatih Barito Putera, Dejan Antonic. Dok: instagram @psbaritoputeraofficial
MCMNEWS.ID – Awal yang sangat buruk bagi Barito Putera di pertandingan pertama Liga 1 2022/2023. Pelatih Barito Putera, Dejan Antonic mengatakan ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh Internal tim.
Tim Laskar Antasari menyerah dengan skor telak 0-8 dari Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (23/7/2022) malam. Barito Putera kebobolan empat gol di masing-masing babak.
“Ini bukan wajah tim Barito yang sesungguhnya. Kami bermain jauh lebih baik di Piala Presiden. Kita semua harus menganggung ini sebagai tanggung jawab bersama,” ujar Dejan dilansir kompas.com
Sebelum dihajar habis-habisan, Barito sebenarnya mengimbangi permainan tuan rumah selama 20 menit pertama. Bahkan beberapa kali nyaris memecah kebuntuan lebih dulu.
Namun, sampai pada saat, Ricki Ariansyah membobol gawang Barito Putera lewat tendangan jarak jauh pada menit ke-21. Kemudian selang dua menit, giliran Lulinha yang menjebol gawang Barito Putera lewat tap-in.
Melihat dalam pertandingan, Dejan Antonic berkata bahwa dua gol cepat ini adalah momentum tim kehilangan konsentrasi.
“Selama 20 menit masih oke. Lalu ada dua gol yang berdekatan. Setelah itu kepala pemain langsung tertunduk lesu, semuanya menghadap ke bawah,” kata pelatih asal Serbia tersebut.
Bagi Dejan, kekalahan ini jadi salah satu yang terburuk dalam kariernya sebagai seorang pelatih. Ia berharap semua elemen tim dapat bangkit pada laga selanjutnya.
“Kami semua malu dengan pendukung di Banjarmasin. Tetapi, sepak bola kadang-kadang memang ada laga buruk seperti ini. Jadi, kami harus belajar cepat dari hasil itu,” ucapnya.