MCMNEWS.ID – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, mengatakan, belum ada tindak lanjut dari rencana CEO Apple Tim Cook untuk berinvestasi di Indonesia.
“CEO Apple yang akan masuk investasinya sekitar Rp1,5 triliun. Jujur saja, sampai dengan sekarang belum ada komunikasi ke pihak kami. Mungkin komitmen sudah sampai kepada Bapak Presiden, tapi tindak lanjutnya belum,” ujar Bahlil dalam konferensi pers di Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta Selatan, Senin (29/4).
Ia pun menyatakan hingga saat ini pihaknya serta badan usaha yang mendapatkan nomor induk berusaha (NIB) belum menerima adanya permohonan investasi yang masuk dari perusahaan produsen iPhone tersebut.
Sehingga dirinya belum bisa menjelaskan terkait investasi Apple di Indonesia secara detail dikarenakan pada kala itu dirinya masih berkunjung ke luar daerah sehingga tidak ikut mendampingi Cook.
“Tapi feeling saya, mungkin proses awalanya ini karena di-handle oleh kementerian teknis. Mungkin lebih cocok mereka yang bisa memberikan informasi, agar valid,” lanjutnya.
Sebelumnya, Cook memang sempat menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan dan menyatakan minatnya untuk menanamkan modal di Tanah Air.
Cook berkomitmen menggelontorkan investasi di Indonesia sebesar Rp1,6 triliun. Dengan dana itu, ia menyampaikan bahwa pihaknya bakal melanjutkan pembangunan program pengembangan talenta digital Apple Developer Academy di empat titik wilayah di Indonesia.
Tim Cook menyampaikan bahwa Jokowi juga mendorong pembangunan pabrik Apple di Indonesia. Namun, Cook masih mempertimbangkan hal tersebut.
“Kami berbicara tentang keinginan Presiden untuk melihat adanya manufaktur di negara ini, dan itu adalah sesuatu yang akan kami pertimbangkan,” ujar bos Apple.
Tim Cook menilai Indonesia merupakan salah satu negara yang bagus untuk berinvestasi. Dia menekankan Apple tak ragu menanamkan modalnya di Indonesia.
Kendati pada 2016 silam, perusahaan teknologi multinasional itu urung memutuskan untuk membangun pabriknya di Tanah Air.
“Saya pikir kemampuan investasi di Indonesia tidak terbatas. Saya pikir ada banyak tempat bagus untuk berinvestasi, dan kami berinvestasi, kami percaya pada negara ini,” tutup Cook.