MCMNEWS.ID | VAR di Liga Inggris. Dok: istimewa
MCMNEWS.ID – Premier League berencana akan merubah aturan Video Assistant Referee (VAR). Premier League siap melakukan hal tersebut dan ingin mengikuti kesuksesan penggunaan VAR di Euro 2020.
Seperti yang diketahui, Premier League telah menggunakan VAR dalam dua musim terakhir. Namun, dalam penerapannya seringkali memicu pro dan kontra dari berbagai kalangan.
Perdebatan yang paling mencolok adalah soal keputusan VAR mengenai aturan offside. Tidak sedikit gol yang dianulir, hingga penalti diberikan atau dibatalkan karena perhitungan VAR yang amat detail.
Begitupun waktu yang dibutuhkan untuk VAR memutuskan sesuatu juga dianggap terlalu lama. Hal itu dituding mengganggu ritme pertandingan yang sedang berjalan.
Kritikan itu pun menjadi perhatian para petinggi EPL. ESPN melaporkan, Premier League pun sedang mewacanakan perubahan aturan terkait penggunaan Video Assistant Referee.
Premier League berpedoman terhadap penggunaan VAR sepanjang gelaran Piala Eropa 2020 yang dianggap ada poin-poin positif bisa diterapkan di Liga Inggris musim depan.
Dalam Kompetisi Euro 2020, Teknologi VAR lebih cepat mengambil keputusan terkait dengan offside. Kemudian, tidak ada banyak pengulangan tayangan ulang dan penerapan garis pantau dalam 51 laga Piala Eropa.
Sebagian besar kecepatan itu berkaitan dengan fakta, UEFA menunjuk dua kali lebih banyak ofisial untuk setiap pertandingan Piala Eropa daripada liga-liga domestik. Salah satunya bekerja khusus menentukan keputusan offside.
Liga Inggris juga ingin memberikan tingkat toleransi baru terkait offside. Apabila tayangan ulang tidak memberikan hasil yang konklusif, maka keputusan wasit di lapangan akan tetap berlaku.
Toleransi ini akan mencegah terulangnya kembali kejadian seperti pembatalan gol dalam pertandingan Everton kontra Liverpool saat terjadinya Goal Jordan Henderson.
Wasit menilai gol tersebut sah, namun dianulir oleh Teknologi VAR memutuskan dengan waktu yang cukup lama bahwa lengan Sadio Mane offside sepersekian milimeter.
Selain itu, Premier League hendak menghilangkan tayangan proses pengambilan keputusan Video Assistant Referee. Hal itu berarti tidak ada lagi garis-garis pantau yang ditampilkan dalam siaran pertandingan.
Laporan: Irfan Kurniawan