MCMNEWS.ID | Prabowo Subianto dan Yenny Wahid bertemu di rumah Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. (Instagram @yennywahid)
MCMNEWS.ID – Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yenny Wahid menilai, Indonesia ke depan harus dipimpin oleh seseorang yang memahami kondisi geopolitik global. Menurutnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai sosok yang memahami kondisi tersebut
“Nah, pemimpin yang akan memimpin Indonesia ke depan harus mengerti dinamika geopolitik. Orang yang harus mempunyai kemampuan strategic tinggi. Saya rasa, orang seperti Pak Prabowo ini punya kemampuan seperti itu,” kata Yenny Wahid usai menyambangi kediaman Prabowo Subianto di wilayah Jakarta Selatan, pada Rabu (6/9).
Yenny Wahid datang dengan mengenakan batik coklat bernuansa kuning dengan kerudung coklat susu.
Prabowo langsung menyambut Yenny Wahid tepat di depan pintu mobilnya. Keduanya lantas menyapa wartawan.
Dalam pertemuan tersebut, Yenny Wahid menyinggung soal harapan pemimpin Indonesia pada ke depannya.
Yenny Wahid mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan figur pemimpin seperti Prabowo Subianto.
Mengingat letak Indonesia berdekatan dengan negara-negara yang berpotensi pertikaian tinggi, contohnya akan ada ketegangan di Taiwan. Jika itu terjadi dikhawatirkan berdampak pada pasokan rantai global.
“Pasti dampaknya ke kita, karena letak geografis kita di tengah-tengah negara yang tergabung dalam anggota kuat India, Jepang, Australia, Amerika,” ucap Yenny.
Maka baginya sebagai representasi dari kelompok Gus Dur untuk berkomunikasi intens dengan Prabowo, mendengarkan visi-misi yang akan disampaikan Ketua Umum Gerindra itu.
“Dengan mas Bowo untuk mendengarkan kebijakan-kebijakan beliau, apa namanya memberikan aspirasi kita tentang bentuk negara ke depan harus seperti apa gitu kira-kira,” jelas Yenny.
Ia tak ragu memberikan sanjungan dan mendoakannya agar sosok Prabowo bertahan hingga pendaftaran ke KPU. “Yang saya muliakan dan saya hormati pak calon presiden Republik Indonesia,” tuturnya. “Bakal, belum resmi. Belum daftarkan,” timpal Prabowo. “Tapi karena itu adalah doa, diamini saja pak hehe,” ucap Yenny.