MCMNEWS.ID – Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Bima Arya, mengungkapkan bahwa program bursa penjaringan capres di internal yakni ‘PAN Memilih’ untuk menuju Rakernas PAN.
Program tersebut adalah rekomendasi capres-cawapres dari DPD dana DPW yang akan diajukan ke DPP di Rakernas PAN. Wali Kota Bogor itu mengatakan bahwa partainya akan melakukan penyaringan kandidat yang sesuai dengan kriteria.
“Tinggal kami lihat nanti komposisinya. Nanti kan direkap semua dan disesuaikan oleh apakah sesuai dengan kriteria yang kita berikan kepada struktur,” ucap Bima Arya.
Bima juga memantau bahwa nama-nama tokoh banyak bermunculan. Rekomendasi dari DPD beragam seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hingga Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.
“Cukup banyak, saya memantau dari Sumatera, dari Sulawesi itu muncul nama mas Anies (Gubernur DKI Jakarta) dari Jawa Barat muncul nama kang Emil (Ridwan Kamil), nama Mas Ganjar (Gubernur Jawa Tengah) muncul juga dari Indonesia Timur, di Jawa Timur muncul ada,” ujar Bima Arya di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Selasa (28/6/2022).
Bima menjelaskan dari 10 nama tersebut nantinya DPW akan mengerucutkan hingga menjadi enam nama yang akan diajukan ke DPP dalam Rakernas PAN.
“Nanti di awal Agustus DPW akan mengerucutkan menjadi enam nama. Nah di Rakernas nanti seluruh DPW akan menyampaikan enam nama itu kepada DPP,” katanya lagi.
Sehingga, DPP akan memutuskan siapa capres dan cawapres yang akan diusung PAN melalui Koalisi Indonesia Bersatu.
Seperti yang diketahui PAN yang sebelumnya telah bersepakat hanya mengusung calon dari Internal Partai KIB berangsur berubah jadi terbuka terhadap eksternal partai pasca nasdem tetapkan calon di luar internal KIB.