MCMNEWS.ID | Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto. Foto: Jaka/nvl
MCMNEWS.ID – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas diminta untuk lebih berhati-hati dalam melontarkan pernyataan. Terlebih jika pernyataan tersebut dapat menciptakan kegaduhan.
Demikian disampaikan Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto, dalam keterangan tertulisnya, dikutip dari Parlementaria, Kamis, (28/10/2021).
“Sekarang enggak bisa lagi dibilang tertutup, acara internal. Menurut saya hindarilah pernyataan-pernyataan yang mungkin akan membuat kontradiktif atau gaduh dan menjadi tafsir yang terlalu liar di publik,” kata Yandri.
Yandri mengingatkan, seorang menteri selaku pejabat publik semestinya berhati-hati dalam melontarkan perkataan atau bertindak, baik di muka umum maupun di acara tertutup.
Yandri menambahkan, Kemenag sejatinya lahir untuk semua agama dan anak bangsa, tidak untuk organisasi tertentu.
“Sampaikan saja ke publik dari pernyataan Gus Yaqut itu bukan dalam rangka meminggirkan yang lain atau menafikan pihak lain atau tidak menganggap kehadiran agama lain ataupun organisasi Islam yang lain,” ungkapnya.
“Ini kan penting, jangan sampai terjadi ketersinggungan-ketersinggungan walaupun itu dinyatakan di acara internal,” tandasnya.
Bahkan sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, meminta didalam keadaan pandemi Covid-19 ini semua pihak harus menjaga suasana agar tetap sejuk dan teduh, termasuk Menteri.
“Oleh karena itu, mari kita mengimbau agar kementerian di semua kementerian itu menjalankan tupoksi masing-masing dan kita mari menjaga supaya semua teduh dan sejuk dalam keadaan pandemi COVID-19 ini,” kata Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (25/10/2021).
“Mari kita sama-sama menjaga suasana agar rakyat kita tidak bingung dan imunnya turun,” lanjutnya.