MCMNEWS.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kader organisasi Persatuan Muslim Indonesia (Parmusi) bila berbeda pilihan politik adalah hal yang wajar. Jokowi pun mempersilakan agar masyarakat memilih tiga capres.
Hal tersebut disampaikan Jokowi saat sambutannya di Pembukaan Jambore Nasional Dai Desa Madani Parmusi, Cianjur, Selasa (26/9/2023).
“Bahwa perbedaan pilihan itu wajar. Mau milih Pak Prabowo silakan, mau pilih Pak Anies silakan, mau pilih Pak Ganjar silakan. Perbedaan pilihan itu wajar, nggak perlu diributkan, menang dan kalah dalam pemilu dalam pilpres, pilkada itu juga wajar, biasa,” ucap Jokowi.
Awalnya Jokowi menyinggung suasana politik yang sudah mulai hangat. Jokowi mengatakan harus diantisipasi demi mencegah perpecahan.
“Sudah masuk tahun politik, saya titip karena suasana sudah mulai hangat, meskipun itu biasa dalam pesta demokrasi, entah itu pilpres, pemilu, anget itu biasa, tapi harus diantisipasi sedini mungkin agar tidak terjadi pembelahan dan perpecahan agar terus terjaga suasana yang damai, agar juga pembangunan di desa juga terus bisa berjalan, tidak terganggu karena urusan politik,” kata Jokowi dalam siaran langsung yang disiarkan YouTube Setpres.
Jokowi meminta Parmusi turut andil memberikan pemahaman Pemilu. Dia lantas menyebut nama Prabowo, Anies, dan Ganjar untuk bebas dipilih dalam Pilpres 2024.
“Wong calonnya 3, masa minta menang semua,” sambung Jokowi.
Jokowi menekankan terpenting dalam Pemilu yakni menjaga persatuan dan kesatuan. Dan, kata Jokowi, hal itu dimulai dari unit desa.