MCMNEWS.ID – Beberapa waktu belakangan, beredar anggapan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuntuti agenda salah satu calon presiden dalam Pilpres 2024, yakni Ganjar Pranowo.
Hal tersebut dibantah langsung oleh Presiden Joko Widodo, ia menegaskan bahwa kunjungan kerjanya di berbagai daerah bukan seperti yang diisukan untuk membuntuti salah satu calon presiden, Ganjar Pranowo.
Ia menyatakan, kunjungan kerja presiden sudah dirancang jauh-jauh hari dengan tujuan yang jelas.
“Ya ndaklah, ndak seperti itu. Jadwal untuk kunjungan presiden itu sudah dirancang tiga bulan sebelumnya dan pasti ada tujuannya,” kata Jokowi di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Kamis (7/12/2023).
Lantas Jokowi pun mencontohkan kunjungan kerjanya ke wilayah Manggarai Barat dan Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), selama tiga hari pada minggu ini.
Di sana, ia meresmikan beragam infrastruktur, yaitu Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kali Dendeng, Gereja Katedral Keuskupan Agung Kupang, dan meresmikan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Ben Mboi Kupang.
“Kemarin ke Kupang ada peresmian rumah sakit senilai Rp 420 miliar. Rumah sakit yang besar sekali,” ucapnya.
Jokowi menyatakan, kementerian dan lembaga sudah mengantre jauh-jauh hari agar peresmian berbagai infrastruktur bisa dilakukan langsung oleh Presiden.
“Biasanya dari kementerian sudah ngantrenya lama, tiga bulan sebelumnya (sudah memohon), ‘Pak, mohon diresmikan. Peresmian kemarin yang Gereja Katedral di Kupang. Itu juga sudah lama sekali,” ucap dia.
“Bukan sehari dua hari berangkat kayak…. he-he-he. Terencana jauh-jauh hari sebelumnya,” imbuh dia.