MCMNEWS.ID – Komedian dan pelawak Komeng mengungkapkan bahwa pendaftaran dirinya sebagai Calon legislatif karena ‘lelah’ bersatire namun tak didengar.
Hal tersebut ia ungkapkan sebagai alasan dirinya ingin bersatire dari kursi anggota DPD RI.
“Seniman tuh selalu bersatire, mungkin tidak mempan dengan satire-satire. Apakah dari DPD ini bisa untuk mewujudkan satire tersebut. Saya juga belum tahu karena belum mencoba,” kata Komeng di Kantor KPU Jawa Barat, dikutip dari Tribunjabar, Sabtu (13/5/2023).
Pelawak yang mempunyai nama asli Alfiansyah Bustami ini, mengaku ada misi khusus dalam keikutsertaannya pada Pileg 2024.
Komeng mengaku ingin menghidupkan dunia seni di Jabar, termasuk menggeliatkannya kembali di gedung-gedung kesenian.
“Mudah mudahan lewat situ InsyaAllah saya akan menghidupkan semua gedung kesenian yang ada di Jawa Barat, biasanya kalau nggak salah tiap kabupaten/kota tuh ada,” jelasnya.
Komeng datang ke KPU didampingi oleh rekan-rekan sesama pelawak yakni Jarwo Kwat, Bopak Castello, Daus Separo hingga Rudi Sipit.
“Walaupun DPD itu kewenangannya kecil tapi menurut saya patut diperhitungkan dari DPD sendiri (untuk) meneriakkan sesuatu. Apakah nanti saya berteriak kedengeran, ya nggak tahu, proses masih berjalan kita tidak tahu nanti hasil pemungutan suara,” pungkas Komeng.
Komeng mengaku sudah mendapat dukungan sebanyak 7 ribu lebih KTP, dari 14 kabupaten-Kota di Jawa Barat.
“Setiap hari keliling 5 kota untuk nyopet (candaan),” ucapnya.
Sementara itu, Ketua KPU Jawa Barat, Rifqi Ali Mubarok mengatakan pihaknya sudah menerima berkas pendaftaran dari Komeng. Sejumlah syarat pun sudah dipenuhi, seperti surat kelakuan baik dari kepolisian, surat keterangan tidak dipidana secara hukum dari pengadilan hingga status Kesehatan serta bebas dari narkotika.
“Komeng bisa mendaftar sebagai bakal calon setelah sebelumnya sudah mengumpulkan sekitar 6.000 dukungan atau Kartu Tanda Penduduk (KTP),” ucap Rifqi dikutip dari Merdeka.