MCMNEWS.ID – Penambahan jumlah tempat tidur di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang terus berkejaran dengan pertumbuhan kasus Covid-19. Pemerintah Kota Tangerang menambah tempat tidur pasien Covid-19 sebanyak 184 tempat tidur.
“Sepuluh hari terakhir terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Kota Tangerang dan sekarang ini jumlah tempat tidur di RSUD Kota Tangerang ditambah, dari 1.329 menjadi 1.513 tempat tidur,” ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (17/06/2021).
Rapat yang membahas penanganan Covid-19 di Kota Tangerang tersebut diikuti DPRD Kota Tangerang, TNI/Polri, Dinas Kesehatan, dan Kejaksaan Negeri Tangerang.
Secara akumulasi, kasus positif Covid-19 Kota Tangerang sampai Kamis 17 Juni 2021 sebanyak 10.231 kasus dengan pasien meninggal dunia sebanyak 189 kasus.
Arief mengungkapkan, saat ini kapasitas Rumah Isolasi Terkonsentrasi di Kota Tangerang sudah tidak mampu menampung pasien baru lagi.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah juga membatasi aktivitas ekonomi hanya sampai pukul 21.00. Dengan demikian, pergerakan atau mobilitas warga bisa berkurang mengingat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 terus naik.
Sebelumnya, Pemkot Tangerang menambah 67 tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19. Dengan penambahan itu, keterisian tempat tidur per Kamis (17/6/2021) mencapai 89,43 persen untuk intensive care unit dan tempat tidur isolasi terisi 85,18 persen.
Sementara itu, hanya tersisa satu tempat tidur dari 291 di rumah isolasi terkonsentrasi. Bahkan, 51 warga masuk daftar tunggu tempat tidur.
”Kami akan tambah 35 tempat tidur rumah isolasi terkonsentrasi. Tetapi, penambahan akan percuma kalau kita tetap lalai dan abai terhadap protokol kesehatan,” ucap Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.
“Tingkat hunian rumah sakit saat ini sudah 85 persen, sedangkan Rumah Isolasi Terkonsentrasi sudah penuh 100 persen dari kapasitas 291 dan yang terisi sekarang 292,” ungkap Arief.
Wali Kota Arief juga berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk dapat menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 mengingat berapapun penambahan kapasitas RIT yang dilakukan oleh Pemkot akan sia – sia jika masyarakat abai dalam protokol kesehatan.
“Kami Pemerintah Kota Tangerang berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat (yang menjadi pasien Covid-19). Mari kita berdoa bersama semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan kita dapat beraktivitas seperti biasa,” katanya menegaskan.