MCMNEWS.ID – Tidak diragukan lagi, Indonesia kaya akan keindahan alamnya dan tersebar luas di setiap daerah. Selain itu, kekayaan alam itu dapat menarik perhatian wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, mereka bahkan seakan-akan terhipnotis ketika mengunjungi tempat-tempat tersebut.
Maka dari itu, destinasi wisata alam menjadi pilihan utama untuk di kunjungi ketika sedang berada pada daerah-daerah yang ada di Indonesia. Dari pantai, gunung, sampai sawah.. ya sawah. Jangan salah, sawah menjadi pilihan yang ciamik untuk dipilih dalam tujuan destinasi wisata kalian.
Sawah di beberapa daerah tersebut bukan sawah biasa loh! Karena berundak-undak, sawah ini disebut sebagai terasering. Spotnya sangat cantik.
Terasering sering Anda jumpai ketika berkunjung di daerah pegunungan. Biasanya area tersebut ditanami dengan tanaman padi. Beberapa masyarakat juga menyebut tempat tersebut dengan istilah sengkedan atau sawah bertingkat.
Desain sawah tersebut sangat efektif untuk wilayah dataran tinggi, terutama tanah yang bidangnya miring. Tanah yang tersedia menjadi bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh para petani.
Bahkan, bentuknya yang indah juga menarik para wisatawan untuk berlibur di wilayah tersebut.
Dan yang paling penting, semua wisata terasering ada di Indonesia. Dikutip MCMNEWS.ID dari laman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekrat), Berikut 8 tempat terasering yang ada di Indonesia:
1. Terasering Danau Maninjau, Agam
Terakhir, ada wisata terasering Danau Maninjau, Sumatera Barat. Destinasi ini tak kalah menarik dengan kawasan terasering lainnya dan layak dikunjungi untuk berlibur. Keunikan terasering Danau Maninjau, wisatawan bisa melihat panorama terasering di tepian danau berwarna biru kehijauan yang indah.
Di samping area persawahan yang tersusun rapi, keunikan lainnya dari destinasi wisata terasering tersebut, pemandangan matahari terbenam diselimuti kabut dan gunung yang menakjubkan. Jika berkesempatan ke sana, jangan lupa abadikan momen lewat jepretan kamera.
2. Terasering Panyaweuyan, Majalengka
Salah satu kabupaten di Jawa Barat ini memang familier banget dengan area terasering di kaki gunung Ciremai. Siapa sangka, berkat kecanggihan internet, terasering Panyaweuyan makin terkenal dan ramai dikunjungi wisatawan.
Gak heran bila banyak traveler yang penasaran dengan wisata sawah ini. Pasalnya lokasinya memang super cantik dengan ketinggian kontur tanah yang beragam. Harga tiket masuknya pun terjangkau. Kalau mau dapat foto yang ciamik, datanglah saat sunrise atau menjelang sunset.
3. Terasering Trenggalek, Jawa Timur
Gak banyak traveler yang tahu ada wisata apa saja di Trenggalek. Rupanya, salah satu kabupaten di Jawa Timur yang berbatasan dengan Tulungagung, Ponorogo, dan Pacitan ini juga menyimpan wisata terasering yang gak kalah cantik.
Kamu bisa menjumpai petak-petak sawah berwarna hijau yang berkolaborasi dengan perbukitan dan pohon-pohon kelapa. Dijamin kamu bakal punya background foto selfie yang ciamik.
4. Terasering Tana Toraja, Sulawesi Selatan
Siapa yang mengira, Tana Toraja yang terkenal dengan wisata kuburan, ternyata juga menyimpan wisata terasering yang indah. Terletak di jalur trekking Pangala-Kepe-Limbong-Ma’dong-Rantepao, teras sawah di Tana Toraja ini memiliki kontur tanah yang landai. Adanya gunung Sesean menjadi latar belakang yang megah untuk kamu berswafoto di sana.
5. Terasering Tegalalang, Ubud
Nah, kalau kamu berencana traveling ke Bali, jangan lupa melipir ke desa Ubud, Kabupaten Gianyar. Di sini kamu akan menemui wisata terasering yang sudah tersohor di kalangan wisatawan lokal maupun mancanegara. Tepatnya di terasering Tegalalang.
Tiba di sana, kamu bakal dimanjakan dengan hamparan sawah berundak kehijauan yang begitu eksotis berpadu dengan pohon nyiur di sekelilingnya. Gak cuma menawarkan panorama alam yang memikat, di sekitar terasering Tegalalang juga banyak dijumpai warung, restoran, serta toko oleh-oleh. Kamu bakal semakin betah deh berlama-lama ada di Tegalalang.
6. Terasering Jatiluwih, Kabupaten Tabanan
Berikutnya ada wisata terasering di Jatiluwih, Bali. Di sana wisatawan tidak hanya menikmati hamparan sawah yang luas, namun juga menikmati keindahan perbukitan dan pepohonan rindang di sekitarnya.
Lebih menarik lagi, terasering di Jatiluwih menggunakan sistem irigasi tradisional sawah di Bali, yang dikenal dengan istilah “Subak”. Bahkan pada 2012, Subak Desa Jatiluwih ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO.
Jika dilihat dari sisi budaya, sistem irigasi di terasering Jatiluwih juga memiliki nilai tersendiri, yakni menerapkan nilai-nilai agama Hindu: Tri Hita Karana atau falsafah hidup antara Tuhan, manusia, dan alam.
7. Terasering Detusoko, Kabupaten Ende
Wisata terasering masih bisa kamu jumpai di belahan Indonesia timur lho. Tepatnya di desa Wologai, kecamatan Detusoko, kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.
Awal mula dibukanya persawahan di desa Wologai adalah karena lokasi tersebut memiliki tanah yang subur, terdapat banyak sungai, dan memiliki iklim yang cocok untuk menanam padi. Karena merupakan daerah dataran tinggi, maka dibentuklah terasering sebagai penahan air untuk mencegah terjadinya erosi sekaligus menyediakan media tanam.
Kini, selain sebagai sumber mata pencaharian, terasering desa Wologai di Detusoko yang memesona juga semakin ramai didatangi wisatawan. Kamu juga pasti penasaran kan melihat indahnya persawahan bertingkat yang berpadu dengan lereng, bukit, dan aliran sungai deras di bawahnya?
Nah, sekarang kamu jadi makin punya banyak referensi liburan nih. Jalan-jalan mengasyikan gak cuma ke pantai atau gunung saja ya. Panorama sawah yang menjelma jadi wisata terasering juga gak kalah memesona.
8. Terasering Sitegong, Magelang
Terakhir, kita pindah ke Jawa Tengah, tepatnya di Magelang, terdapat wisata terasering Sitegong atau dikenal dengan Wisata Terasering View Sumbing. Berbeda dengan destinasi wisata terasering lainnya, di tempat ini wisatawan akan disuguhi hamparan persawahan hijau luas berlatar Gunung Sumbing.
Lokasinya berada di kaki Gunung Sumbing inilah yang membuat udara di sekitar sangat sejuk, bersih, dan bebas polusi. Pilihan waktu terbaik untuk menikmati hamparan sawah di sana, yaitu sekitar pukul 10.00 WIB, saat cuaca sedang cerah keindahan alam akan tersaji sempurna.