MCMNEWS.ID – Usai tidak lagi menjabat sebagai Panglima TNI, nama Hadi Tjahjanto disebut-sebut bakal masuk dalam kabinet Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, hal tersebut merupakan kewenangan dari Presiden Jokowi.
“Kalau masalah masuk ke kabinet itu adalah sepenuhnya kewenangan presiden,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/11/21).
Ketua Harian DPP Gerindra ini menilai, presiden lebih mengetahui kebutuhan untuk merombak kabinet. Termasuk soal menempatkan Hadi Tjahjanto dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju.
Sebelumnya, mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) itu dinilai akan meramaikan bursa reshuffle kabinet Indonesia Maju untuk menggantikan Kepala Staf Presiden atau KSP Moeldoko.
Isu reshuffle kabinet semakin santer terdengar usai Presiden Jokowi menunjuk calon tunggal Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.
Konon, rencana mengubah komposisi kabinet itu dilakukan seiring masuknya Partai Amanat Nasional (PAN) dalam koalisi dan pemberian kursi kepada Hadi Tjahjanto usai melepas jabatan sebagai panglima TNI.
Seperti diketahui sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah mengesahkan hasil laporan Komisi I yang isinya tentang pengesahan para legislator sektor pertahanan terhadap penunjukan KSAD Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI.