MCMNEWS.ID – Koordinator PPKM Darurat Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan tingkat kasus dan kesembuhan pasien Covid-19 di tanah air. Hal itu berdasarkan pada sistem New All Record (NAR) yang dimiliki Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memiliki big data hasil pemeriksaan PCR dan swab antigen dalam sistem New All Record (NAR). Melalui sistem ini, Kemenkes mendapatkan laporan secara real time terkait pasien yang terkonfirmasi positif virus corona.
“Memang kalau kita lihat lima hari terakhir ini, angka terus naik sampai kemudian yang sebenarnya tertinggi kemarin tanggal 3 itu 27,9 ribu. Kemudian tanggal 4 itu 27,2 ribu. Tapi ini saya kira akan berkisar sini dan bisa akan naik ke depan kalau kita tidak disiplin,” ujar Luhut dalam konferensi pers peluncuran layanan telemedicine untuk pasien isolasi mandiri secara virtual, Senin (5/7/2021).
“Ini saya kira bagus, jadi kita bisa monitor jumlahnya,” kata Luhut yang baru saja diberi tugas oleh Presiden sebagai Koodinator Pembelakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Wilayah Jawa-Bali.
Luhut mengatakan, angka kesembuhan Covid-19 sempat mencapai 13.000 kasus, saat kasus harian Covid-19 mencapai 27.200 kasus.
Menurut Luhut, penurunan dan peningkatan kasus akan sangat ditentukan dengan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan.
Ia mengatakan, jika dilihat dari tingkat kesembuhan pasien, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia tertinggi di dunia setelah Rusia.
“Kita berharap (penurunan kasus Covid-19) kalau bisa lebih awal, ini tergantung bagaimana tingkat kesembuhan. Nah, tingkat kesembuhan juga sangat tinggi yaitu kita nomor 2 di dunia setelah Rusia,” kata Luhut dalam konferensi pers secara virtual, Senin (5/7/2021).
Berdasarkan data worldometers.info/coronavirus/ kemarin, ada 297.299 kesembuhan di seluruh dunia. Indonesia berada di urutan ketujuh dengan 13.127. Sementara Rusia berada satu tingkat di atasnya dengan 15.484. Sedangkan lima posisi teratas diduduki Brasil (49.068), India (42.817), Kolombia (25.893), Argentina (19.182), dan Afrika Selatan (15.721).
“Ingat masa inkubasi 10-12 hari, oleh karena itu kita masih melihat tanggal 3 kira-kira 10-12 hari ke depan, baru kita berharap terjadi penurunan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Luhut mengatakan, pemerintah akan melakukan yang terbaik dalam penanganan Covid-19.
Oleh karenanya, ia berharap seluruh pihak dapat bekerja sama dalam penanggulangan pandemi.