MCMNEWS.ID | Presiden Jokowi mengukuhkan kepengurusan Kwarnas Pramuka /Dok/setkab.
MCMNEWS.ID – Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengukuhkan pengurus Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka masa bakti 2023-2028 yang dipimpin oleh Budi Waseso. Upacara pengukuhan digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 5 April 2024.
Komjen Purn Budi Waseso dilantik sebagai ketua Kwartir Nasional Pramuka tahun 2023-2028 oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jumat (5/4/2024).
Pria yang akrab disapa Buwas itu menyebut dirinya mendapat arahan dari Presiden Jokowi untuk tetap terus melanjutkan pendidikan Pramuka di sekolah.
Sebelum pelantikan, Jokowi menanyakan kesediaan dan pengetahuan Undang-Undang Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Acara dilanjutkan dengan pengucapan janji Pramuka Tri Satya oleh pengurus diwakili Ketua Kwarnas, Budi Waseso, sambil memegang bendera merah putih.
Presiden mendiktekan Trisatya yang kemudian diikuti oleh seluruh para pengurus yang dikukuhkan.
“Trisatya, demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, menolong sesama hidup, ikut serta membangun masyarakat, serta menepati Dharma Pramuka,” demikian Presiden mendiktekan Trisatya tersebut.
Pelantikan Budi Waseso dan para pengurus Kwarnas Pramuka yang terdiri atas Sekjen Kwarnas, delapan Wakil Ketua Kwarnas, Bendahara Umum Kwarnas dan Wakil Bendahara Umum Kwarnas berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 23M Tahun 2024 tentang Pengukuhan Pengurus Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Pengurus Nasional Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Masa Bakti Tahun 2023-2028.
Acara pengukuhan dihadiri oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin, serta para menteri, antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Hadi Tjahjanto, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Purnomo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo.