MCMNEWS.ID | Heriyanto, warga asal Kalimantan tengah (Kalteng) saat melakukan aksi mogok makan di depan Gedung Kementerian Tenaga Kerja, Jakarta. Dok: istimewa
MCMNEWS.ID – Aksi mogok makan yang dilakukan Heriyanto (46) warga asal Ciamis Jawa Barat yang menuntut keadilan di depan Kantor Kementerian Tenaga Kerja telah memasuki hari ke empat.
Heriyanto pun menyebut setelah empat hari melakukan aksi mogok makan, saat ini ia merasa kondisi kesehatannya semakin menurun.
“Saya alami pusing dan sakit perut dan keluar darah pas saya buang air tapi saya tidak ingin terlihat lemah apalagi dihadapan orang-orang Kemnaker,” kata Heriyanto, dalam keterangan yang diterima MCMNEWS.ID, Jumat, (29/7/2022).
Sejak Senin (25/7/2022) hari pertama Herianto menggelar aksi mogok makan, Perwakilan mahasiswa dari aliansi Front Millenial Jabodetabek (FMJ) telah mencoba berinteraksi dan akan mengawal perjuangan Herianto sampai tuntutan dan hak-haknya terpenuhi.
Salah seorang mahasiswa dari FMJ, Wanca, memastikan akan terus mengawal aksi mogok makan Herianto sebagai bentuk solidaritas dan pengawalan terhadap kasusnya.
“Kami dari mahasiswa menyatakan ini adalah bentuk tamparan keras kepada lembaga terkait bahwa sampai hari ini masih banyak kasus-kasus pelanggaran terhadap para pekerja dan salah satunya yang dialami Bapak Herianto sejak 2015 lalu,” tegas Wanca
“Bahwa yang kami simpulkan dari cerita bapak Herianto, ia memilih sikap melakukan aksi mogok makan di depan kantor Kemnaker merupakan upaya terakhir yang ia tekatkan karena sejak 2017 sudah banyak upaya yang dilakukan seperti halnya prosedural namun tidak sama sekali mendapatkan titik terang atas kasusnya,” tuturnya.
Heriyanto menjelaskan, sejak melakukan aksi mogok makan sudah ada perwakilan dari Direktorat Pemeriksaan ingin menemuinya. Namun ia enggan mengabulkannya lantaran hanya ingin bertemu dengan Menteri Tenaga Kerja.
Lanjut membaca ke halaman berikutnya