MCMNEWS.ID | Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangsel, Toto Sudarto. Dok: Andre
MCMNEWS.ID – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan membuat perpustakaan digital pada tahun 2024 mendatang.
Demikian disampaikan Kepala DPAD Kota Tangsel, Toto Sudarto, ketika ditemui usai acara Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di salah satu restoran di bilangan Serpong, Kota Tangsel, Selasa, (21/02/2023).
Toto mengatakan, pembuatan perpustakaan digital dimaksudkan untuk meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat Tangerang Selatan.
“Perpustakaan digital untuk meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat Tangsel. Kita juga akan membuat tempat wisata edukasi untuk masyarakat, jadi bisa rekreasi sambil belajar,” kata Toto Sudarto.
Toto mengungkapkan, perpustakaan digital yang direncanakan rampung pada tahun 2024 itupun akan dapat diakses melalui smartphone. Lanjut Toto, didalam perpustakaan digital akan disediakan berbagai macam buku bacaan yang bisa diakses masyarakat luas.
Selain perpustakaan digital, DPAD Kota Tangsel juga berencana membangun wisata edukasi di danau yang berada di kawasan perkantoran.
Nantinya wisata edukasi tersebut akan di buka umum untuk masyarakat Tangsel.
“Tahun ini baru direncanakan, bulan besok DED (Detail Engineering Design, red) baru dibuat mudah-mudahan tahun depan anggarannya disiapkan,” ungkap Toto.
“Pengoperasionalannya sambil berjalan kita akan siapkan sumber daya manusianya. Nanti didalamnya ada katalog-katalog,” lanjutnya.
Dikatakan Toto, saat ini perpustakaan umum Kota Tangsel sendiri telah memiliki sekira 18.000 koleksi buku dan jurnal.
“Sekarang baru ada 18.000 bacaan, nanti kalau sudah digital semua bisa diakses ke Kabupaten dan Kota lain, bahkan bisa mengakses ke Perpusnas juga,” pungkas Toto.
Di lokasi yang sama, anggota Komisi II DPRD Kota Tangsel, Ledy MP Butarbutar, menyambut baik rencana tersebut.
Menurutnya kehadiran wisata edukasi dan perpustakaan digital di Kota Tangsel akan membantu minat baca dan literasi masyarakat Tangsel.
“Itu salah satu program inovasi Dinas Perpustakaan ya, kita apresiasi karena sekarang hampir semua berbasis digital. Untuk mencapai itu perlu juga dipersiapkan manpower dan resourchesnya. Pada prinsipnya saya mendukung langkah tersebut,” pungkas Ledy.