Rabu, 23 Sep 2020 | WIB

Tekan Harga Gula, Disperindag Tangsel dan Provinsi Banten Terus Lakukan Operasi Pasar

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 29 April 2020, 21:55 WIB
MCMNEWS.ID | Kepala Disperindag Kota Tangerang Selatan, Maya Mardiana Pantau Bapokting dan Lakukan Operasi Pasar Tekan Harga Gula. (Dok : Andre)

MCMNEWS.ID – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus melakukan pemantauan ketersediaan Bapokting (bahan pokok dan bahan penting), serta stabilisasi harga sembako ditengah penyebaran wabah virus Covid-19.

Kepala Disperindag Kota Tangsel, Maya Mardiana, mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan Disperindag Provinsi Banten untuk melakukan Operasi Pasar Gula yang dalam beberapa waktu belakangan ini mengalami kenaikan.

“Kedepan rencananya bersama Disperindag Provinsi Banten, kita akan melakukan Operasi Pasar Gula yang ke-3. Hal ini dilakukan untuk menekan harga gula yang mengalami kenaikan sampai 5%,” kata Maya, kepada Mcmnews.id, Rabu, (29/4/2020).

“Harapannya dengan diadakannya OP (Operasi Pasar) Gula akan mengkoreksi harga gula di pasar dan berangsur turun, sehingga sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi) yang ditetapkan,” tambahnya.

Maya menjelaskan, sebelumnya pelaksanaan Operasional Pasar Gula sudah dilakukan sebanyak 2 kali.

“Kita sebelumnya sudah 2 kali melakukan Operasi Pasar gula di Minggu pertama dan kedua bulan April 2020 telah dilaksanakan Operasi Pasar Gula Kristal Putih bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Tangerang dengan total 2 Ton di Pasar Jombang dan Pasar Serpong,” jelasnya.

“Dengan ketentuan akan menyalurkan ke konsumen dengan harga sesuai ketentuan dari Bulog dan akan tetap dimonitor oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang Selatan dan satgas pangan dalam pelaksanaannya,” tambahnya.

Sementara untuk harga beras dan komoditi lainnya, dikatakan Maya bahwa stok kesediaan dan harganya relatif stabil.

“Sampai hari ini kondisi ketersediaan stok pangan tercukupi karena adanya jaminan keamanan jalur distribusi pangan baik dari pemerintah pusat maupun wilayah perbatasan Tangerang Selatan,” tandasnya. (ADV)

back-to-top