Detail

Lapas Tangerang Kebakaran, LBH Keadilan: Bukti Nyata Buruknya Tata Kelola Pemasyarakatan

Wednesday, 8 September, 2021, 16:17 WIB
Penulis: Andre Pradana

MCMNEWS.ID – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan Banten turut menyampaikan duka mendalam atas kebakaran yang terjadi di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten.

Advokat LBH Keadilan Banten, Saka Murti Dwi Sutrisna, meminta aparat kepolisian untuk segera melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap penyebab pasti terjadinya kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, Banten.

“Kami dari LBH Keadilan Banten menyampaikan duka yang mendalam kepada seluruh korban insiden kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang,” kata Saka, kepada Mcmnews.id melalui keterangan tertulis, Rabu, (8/9/2021).

“Jika memang ternyata terdapat kelalaian didalamnya, maka kami mendorong pihak kepolisian agar segera mengungkap pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban atas insiden kebakaran tersebut,” lanjutnya.

Saka menilai, kejadian yang mengakibatkan 41 orang meninggal dunia tersebut adalah salah satu bukti buruknya tata kelola Lapas di Indonesia.

“Peristiwa tersebut bagi LBH Keadilan Banten merupakan bukti nyata buruknya tata Kelola pemasyarakan. Maka dari itu, kami juga meminta kepada Kementrian Hukum dan HAM agar segera melakukan audit terhadap seluruh Lapas dan Rutan yang ada di wilayah Indonesia,” tegasnya.

“Baik dari segi SDM-nya, bangunan, maupun sarana prasarana di dalamnya, hal itu untuk menilai segala kelayakan, termasuk kesiapan dalam mengantisipasi dan menangani sehingga dapat meminimalisir jatuhnya korban jika sewaktu-waktu terjadi insiden serupa untuk kedepannya,” lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Permasyarakatan, Rika Aprianti, mengatakan, sebanyak 41 orang menjadi korban tewas akibat insiden kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, 74 lainnya mengalami luka ringan dan 8 orang alami luka berat.

“Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.50 WIB tepatnya di Blok C Lapas Kelas I Tangerang,” kata Rika Aprianti.

“Memang ada korban yang meninggal dunia dan ada yang tengah menjalani perawatan di RSUD Tangerang. Konsentrasi kami saat ini pada tahap pemulihan, evakuasi korban serta menjaga kondisi lapas kelas I Tangerang agar tetap kondusif,” terangnya.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, menyebut, penyebab pasti kebakaran akan didalami oleh Puslabfor Mabes Polri, Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, dan Satreskrim Polres Tangerang.

“Tadi saya sudah lihat di TKP, berdasarkan pengamatan awal patut diduga karena terjadi hubungan pendek arus listrik. Nanti akan didalami lagi,” sambung Fadil Imran di Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021).

Ia menyebut kondisi di Lapas Kelas I Tangerang saat ini sudah terkendali. Namun, pihaknya tetap menerjunkan 150 personel untuk berjaga.

“Anggota Polri yang kita turunkan di sini terdiri dari Brimob, Sabhara, dan jajaran Polres Tangerang,” ujarnya.