Detail

Karena Dendam Ustad Ditembak di Tangerang, Pelaku Nekad Sewa Pembunuh Bayaran

Selasa, 28 September, 2021, 16:39 WIB
Penulis: Bang Noy

MCMNEWS.ID   –   Polda Metro Jaya menangkap 3 pelaku penembakan yang mengakibatkan tewasnya Armand atau yang biasa disapa warga Ustad Armand (43) di Kunciran, Tangerang.

Ketiga pelaku berinisial M, K, dan S ditangkap dalam operasi sejak Kamis (23/9/2021) hingga Senin (27/9/2021) di lokasi berbeda.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui aktor intelektual pembunuhan tersebut berinisial M.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus ungkap motif penembakan ustad Armand alias Alex di Tangerang adalah karena pelaku sakit hati. Menurut pengakuan otak kasus pembunuhan dan penembakan yang berinisial M, Alex pernah meniduri istrinya 11 tahun yang lalu.

“Dia melakukan itu modusnya pengobatan tradisional,” ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 28 September 2021.

Kepada polisi, M mengaku dendam pribadi terselip di balik kasus penembakan yang memakan korban bernama Ustad Arman tersebut.

Tepatnya sejak sebelas tahun silam M menyimpan dendam kepada Ustaz Arman.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, M begitu dendam ketika tahu istrinya disetubuhi oleh Arman pada 2010 silam.

“Sekitar 2010 lalu, pada saat itu istri tersangka M berobat kepada korban masang susuk,” ucap Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (28/9/2021).

“Tapi yang terjadi adalah korban (istri pelaku) disetubuhi,” imbuh Yusri.

Tersangka M tidak melakukan pembunuhan itu secara langsung. Ia menyewa dua pembunuh bayaran, yaitu K dan S untuk mengeksekusi korban. M mengupah kedua tersangka itu dengan uang Rp50 juta dan sepucuk senjata api jenis Glock.

Tersangka M merupakan pengusaha jasa angkutan umum di daerah Banten.

“Dia ini pengusaha angkutan umum di Banten. Dia aktor utama yang merancang pembunuhan ini,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (28/9/2021).

M ditangkap di sebuah rumah makan di kawasan Serang, Banten, Kamis (23/9/2021).

Berselang 4 hari atau pada Senin (27/9/2021), polisi menangkap 2 pelaku lainnya berinisial K dan S.

“(Pelaku K dan S) kita amankan di tempat yang sama di Serang,” ujar Yusri.

Dari ketiga pelaku, polisi menyita barang bukti berupa senjata api, helm, pakaian, dan 1 unit sepeda motor.

M, K, dan S kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Ada satu DPO berinisial Y yang menjadi penghubung antara eksekutor dengan M,” ujar Yusri.