Rabu, 23 Sep 2020 | WIB

John Kei Dalangin Penyerangan Terhadap Nus Kei Karena Merasa Dikhianati Pembagian Hasil Penjualan Tanah

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 22 Juni 2020, 16:00 WIB
MCMNEWS.ID | Kapolda Irjen Nana Sudjana didampingi Kabid Humas Kombes Yusri Yunus memberikan penjelasan tentang penangkapan John Kei dan anggota kelompoknya. (Dok: Istimewa)

MCMNEWS.ID –  Perselisihan dua bersaudara John Key dan Nus Kei, dipicu oleh pembagian hasil penjualan tanah dianggap tidak adil. Salah satu kelompok mengaku merasa dicurangi.

“Nus Kei dan John Kei ini bersaudara atau satu marga asal Maluku. Masing masing punya kelompok, dan kelompok John Kei mempersoalkan  penjualan tanah, karena merasa tidak puas dengan hasil pembagiannya. Jadi, sebenarnya ini masalah pribadi,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Mapolda, Senin (22/6/2020).

Nana menambahkan, John Kei merasa dikhianati dalam urusan pembagian hasil penjualan tanah itu.

Polisi saat ini masih mendalami lebih lanjut motif penyerangan kelompok John Kei tersebut.

” John Mei merasa dikhianati terkait masalah pembagian tadi. Semuanya masih pendalaman,” kata Nana.

Sebelum adanya penyerangan tersebut,  John dan Nus Kei sempat saling mengancam.

“Karena tidak ada penyelesaian, mereka saling ancam melalui HP,” ucap Kapolda.

Kelompok John Kei merusak rumah Nus Kei di Green Lake City, Cluster Australia No 52, Cipondoh, Kota Tangerang pada Minggu (21/6/2020).

John Kei dan 24 orang lainnya kemudian ditangkap di kediamannya di Titian Indah Utama X, Kecamatan Medan Satria, Kelurahan Kali Baru, Bekasi, Jawa Barat pada Minggu, sekitar pukul 20.15 WIB.

“Puluhan orang yang diamankan itu kami jerat dengan pasal Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 169 KUHP, Pasal 170 KUHP, Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, dan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951,” tutup Nana.

back-to-top