Detail

Ikut Arahan Presiden, Arief Wismansyah: Keselamatan Masyarakat adalah Prioritas

Selasa, 12 Januari, 2021, 17:29 WIB
Penulis: Bang Noy

MCMNEWS.ID – Penegakan disiplin protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 harus tegas. Saat ini, pembatasan sosial ditetapkan lebih ketat. Istilahnya pun berganti menjadi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Kota Tangerang menjadi satu dari sekian daerah yang wajib memberlakukan PPKM.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah pun menekankan bahwa keselamatan masyarakat di Kota Tangerang adalah prioritas. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Jokowi dalam sebuah rapat di Istana Kepresidenan pertengahan November 2020 lalu.

Dalam keterangan persnya, Arief meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Tangerang untuk dapat lebih bekerja sama dalam upaya pendisiplinan masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Bina wilayah kembali digalakkan, agar masyarakat paham dan taat terhadap aturan yang sudah ditetapkan selama masa PPKM,” kata Arief saat memberi arahan dalam rapat koordinasi secara daring yang diikuti seluruh pejabat perangkat daerah Pemkot Tangerang, Selasa (12/01/2021).

Wali Kota juga meminta agar ASN Pemkot Tangerang mampu bahu membahu dalam kegiatan Bina Wilayah dan tidak memandang perbedaan instansi demi kesehatan dan keselamatan masyarakat.

“Tingkat hunian rumah sakit maupun RIT (Rumah Isolasi Terkonsentrasi) sudah sangat tinggi. Instruksi saya sangat jelas untuk memprioritaskan masyarakat agar selamat dari pandemi Covid-19,” ujar Arief.

Arief mengimbau agar ASN Pemkot Tangerang tidak bepergian ke luar kota jika tidak ada keperluan yang sifatnya darurat dan mendesak selama berlakunya PPKM Jawa Bali 11 – 25 Januari 2021.

“Upaya ini harus berjalan maksimal agar kasus Covid-19 di Kota Tangerang bisa jauh berkurang,” ujarnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Kota Tangerang telah menyediakan sebanyak 1.672 tempat tidur pasien Covid-19 baik di rumah sakit maupun Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) se-Kota Tangerang.

“Jumlah tersebut masih kurang dan sedang diupayakan penambahan di Puskesmas dan RSUD Kota Tangerang,” ujar Arief.