Detail

Aksi ‘Halusinasi Visi Misi Bupati’ di HUT Ke-389 Kabupaten Tangerang Berakhir Ricuh

Rabu, 13 Oktober, 2021, 17:11 WIB
Penulis: Irfan

MCMNEWS.ID – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA) Banten Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Tangerang, di Tigaraksa, Rabu, (13/10/2021).

Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tangerang yang ke-389.

“13 Oktober merupakan momen bersejarah bagi Kabupaten Tangerang. 389 tahun bukan merupakan umur yang belia bagi sebuah proses pembangunan daerah. Diumur yang hampir menginjak 4 abad tersebut, pembangunan Kabupaten Tangerang masih meninggalkan beberapa catatan evaluasi yang harus di kritisi oleh seluruh elemen masyarakat,” kata Ketua Umum HIMATA Banten Raya, Fathurrahman, dalam keterangannya yang diterima Mcmnews.id, Rabu, (13/10/2021).

“Gerakan mahasiswa mengawal program-program pemerintah kabupaten terus dilakukan sejak awal pelantikan Zaki Iskandar- Muhammad Romli. Namun, 3 tahun perjalanan kepemimpinan tersebut ternyata masih banyak persoalan dibeberapa lapisan sektor yang menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan dari kepemimpinan Zaki Iskandar- Muhammad Romli,” lanjutnya.

Dalam aksi bertajuk ‘Halusinasi Visi Misi Bupati’ tersebut, HIMATA Banten Raya membawa 10 tuntutan, diantaranya:

  1. Peningkatan mutu kualitas pendidikan;
  2. Transparansi Anggaran Beasiswa pendidikan;
  3. Peningkatan kualitas untuk pelayanan kesehatan;
  4. Realisasi Gerakan kawasan padat kumuh dan miskin;
  5. Optimalisasi Perda No. 6 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah dan Lumpur Tinja;
  6. Optimalisasi pembangunan moda transportasi yang terintegrasi;
  7. Optimalisasi Perbup No. 47 tahun 2018 tentang Pembatasan Jam Angkutan Tambang (Pasir, Batu, Tanah);
  8. Optimalisasi pembangunan drainase dan ruangan terbuka hijau (RTH);
  9. Penindakan tegas perusahaan yang mencemari lingkungan (limbah cair);
  10. Usut tuntas oknum bansos pada program keluarga PKH Kec. Tigaraksa.

Aksi demonstasi awalnya berjalan damai dan lancar, namun sayang terdapat gesekan antara pengunjuk rasa dengan pihak kemanan sehingga menyebabkan kericuhan.

Dalam video yang tersebar luas di media sosial, terdapat pengunjuk rasa yang di banting ala ‘smackdown’ hingga menyebabkan kejang-kejang.

Salah seorang di video tersebut mengatakan bahwa mahasiswa tersebut langsung mengalami kejang-kejang.

Sementara itu, Wakapolres Tangerang, AKBP Leonard M Sinambela, menyatakan pihaknya berusaha melakukan pengamanan massa yang melakukan aksi unjuk rasa.

“Polres Kota Tangerang mengamankan kerusuhan,” singkat Leonard dikutip dari SeputarTangsel.Com, Rabu, 13 Oktober 2021.