Detail

Warga Japos Pondok Aren Dihebohkan Dengan Penemuan Potongan Kaki

Friday, 19 March, 2021, 14:28 WIB
Penulis: Andre Pradana

MCMNEWS.ID – Warga perumahan Japos Graha Lestari dihebohkan dengan penemuan potongan kaki yang terbungkus rapih di samping Masjid Jami An-Ni’mah, Pondok Aren, Tangsel, Jumat, (19/3/2021).

Potongan kaki tersebut diduga berasal dari orang dewasa. Ketua RW 08 Japos, Surapati, mengatakan, pihaknya langsung menghubungi pihak kepolisian setelah mendapatkan kabar tersebut.

“Tadi pagi sekitar jam 07.00 WIB, ada warga yang melaporkan ke saya, karena bau menyengat di samping Masjid Jami An-Ni’mah. Setelah kita telusuri, ternyata didalamnya ada potongan kaki orang dewasa, yang terbungkus rapih,” kata Surapati, Jumat, (19/3/2021).

“Kalau tadi kata petugas kepolisian, kondisi potongan kaki yang sudah bengkak dan baunya, diperkirakan sudah dua sampai tiga hari, berada di lokasi itu. Setelah penemuan itu, saya beserta warga langsung menyusuri lokasi sekitar, sambil mencari kemungkinan adanya potongan tubuh lain,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pondok Aren, Kompol Riza Sativa, memperkirakan potongan kaki tersebut sudah tiga hari.

“Kita tadi pagi dateng ke TKP (Tempat Kejadian Perkara, red) ya. Memangkan diketahui bungkusan tersebut sudah tiga hari yang lalu cuman tadi begitu hari ini kok ada bau kurang enak gitu, yaudah begitu dicek sama yang bersangkutan saksi ternyata potongan kaki gitu, dilaporkan kepihak kepolisian untuk dicek lebih lanjut,” katanya.

Terkait dugaan motif pembunuhan, kata Riza masih terlalu dini untuk menyimpulkan. Pihaknya masih akan melakukan penyelidikan.

“Itu terlalu dini untuk menyimpulkan hal tersebut. Karena kitakan harus berdasarkan fakta dan data dilapangan, keterangan dari saksi yang terkait gitu, kita belum sampai menyimpulkan seperti itu minta tolong tunggu perkembangannya,” tuturnya.

Pihaknya sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti yang ada dan potongan jasad tersebut sudah dibawa ke RSUD Tangerang Selatan.

“Tadi yang pasti kita sudah kumpulkan barang bukti cek tkp langsung kemudian tadi bawa barang buktinya juga ke RS, untuk di forensik RSUD,” jelasnya.