Minggu, 20 Sep 2020 | WIB

Usai Rapat Dengan DLH Tangsel, Komisi IV DPRD Tangsel Sebut Kabid Persampahan Dipanggil Kejaksaan

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 02 Juni 2020, 20:09 WIB
MCMNEWS.ID | Kondisi TPA Cipeucang Pasca Tanggul Roboh. (Dok : Andre)

MCMNEWS.ID – Kepala Bidang (Kabid) Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Wismansyah, dipanggil oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) terkait longsornya tanggul penahan sampah atau sheet pile di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang.

Hal itu seperti dikatakan oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Aldi Zuhri, ketika dikonfirmasi wartawan, seusai melakukan rapat bersama DLH Kota Tangsel, di Gedung DPRD Tangsel, Selasa, (2/6/2020).

“Hari ini Kabid Wismansyah dipanggil sama Kejaksaan. Kalau sekarang kita (Komisi IV dan DLH) masih fokus mencari solusi mengangkut sampah yang ada di sungai,” kata Aldi.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Aldi Zuhri.

Saat ini, pihaknya masih fokus meminta pertanggungjawaban pihak pelaksana pekerjaan Sheet Pile tersebut, untuk mengeruk seluruh sampah yang ada di sungai.

“Saat ini kita belom ke arah sana (mengusut dugaan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi). Kami masih fokus mencari solusi dan tanggung jawab kontraktor itu,” tambahnya.

Seprti diberitakan sebelumnya, Sekretaris Fraksi PSI DPRD Kota Tangsel Aji Bromokusumo mengungkapkan bahwa tanggul yang menelan anggaran cukup besar tersebut perlu diusut tuntas. Pasalnya, kata Aji, belum juga genap enam bulan, tanggul itu sudah jebol.

“Hasil penelusuran sementara kami, informasi awal nilai kontrak tersebut sebesar Rp. 23.851.489.070,51; dengan nilai segitu, belum sampai enam bulan sudah jebol, patut dipertanyakan. Tunggu penelusuran kami lebih jauh. Waktu warga meninjau ke lokasi, terlihat sheet pile (tanggul) yang jebol hanya sekedar dipasang diatas tumpukan sampah, tanpa ada terlihat struktur ataupun penguat,” kata Aji yang juga merupakan Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangsel, Jumat (22/5/2020).

“Kami akan menelusuri siapa yang membangun tanggul atau sheet pile tersebut, menurut warga baru kemarin Desember 2019. Kalau memang benar itu pengerjaan tanggul asal pasang, ditumpuk diatas sampah tanpa struktur atau penguat, itu harus diusut tuntas. Apa-apaan, belum enam bulan sudah jebol begitu!” kesal Aji.

back-to-top