Jumat, 25 Sep 2020 | WIB

Transparansi Anggaran Covid-19 Ramai Di Pertanyakan, Benyamin Sebut Baru Digunakan Rp 7 Miliar

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 16 Juli 2020, 10:21 WIB
MCMNEWS.ID | Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie. (Dok: Istimewa)

MCMNEWS.ID – Terkait persoalan pergeseran anggaran Covid-19 yang ramai menjadi perbincangan publik, Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, angkat bicara. Ia menyebut saat ini Pemerintah Kota Tangsel baru menghabiskan anggaran sebesar Rp. 7 Miliar.

Pria yang akrab disapa Bang Ben itupun menyebutkan, terkait penggunaan pergeseran anggaran Covid-19, nantinya tinggal diaudit oleh pihak terkait.

“Soal anggaran kita (Pemkot Tangsel, Red) tidak menghabiskan banyak anggaran untuk Covid-19. Biaya yang sudah terpakai hanya untuk Dinas Kesehatan yaitu Rp. 7 Milliar, tetapi tidak tahu sekarang sudah kepakai berapa, berikutnya tinggal di audit kepada pihak terkait,” katanya.

Beng Ben mengungkapkan, terkait kembali diperpanjangnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangsel, Dikatakan olehnya bukan hanya dalam konteks anggaran saja, karena PSBB itu terkait angka sebaran virus Covid-19.

“Silakan-silakan saja, jika ada yang beranggapan bahwa anggaran pergeseran Covid dipakai untuk politik. Saya sih menanggapinya dengan kerja keras, dengan kerja nyata saja,” tuturnya.

“Namun yang mau saya pastikan bahwa penyebaran virus corona di Tangerang Selatan ini sudah sangat baik sekali. Perintah Presiden juga sudah jelas, kita semua bersepakat protokol kesehatan ini harus menjadi new normal dan harus menjadi habbit baru. Sehingga PSBB nya harus diperpanjang,” tandasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya pergeseran anggaran Covid-19 di Kota Tangsel ramai menjadi perbicangan publik hingga saat ini.

Bahkan beberapa waktu lalu, mahasiswa yang tergabung dalam HMI Komfaktek Cabang Ciputat melakukan aksi demonstrasi menuntut adanya transparansi anggaran Covid-19.

back-to-top