Senin, 21 Sep 2020 | WIB

Tingkatkan PAD dari Retribusi Parkir, Lintang Dewan Tangsel Ingatkan Dishub Lakukan Evaluasi Berkala

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 15 Juni 2020, 18:54 WIB
MCMNEWS.ID | Anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sri Lintang Rosi Aryani. (Dok: Andre)

MCMNEWS.ID – Anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sri Lintang Rosi Aryani, angkat bicara soal rencana Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangsel yang akan menertibkan lahan parkir dalam rangka meningkatkan penerimaan retribusi parkir.

Menurut lintang, Pemerintah Kota (Pemkot) harus melakukan pendataan ulang retribusi parkir di area perkantoran atau bisnis secara berkala. Hal itu lantaran dengan perkembangan bisnis yang saat ini terjadi, maka lahan gedung dan area parkir dapat dipastikan kian bertambah pula.

“Pengelolaan parkir resmi di seluruh area perkantoran atau bisnis harus senantiasa dievaluasi secara berkala, guna mengoptimalisasikan penerimaan retribusinya, serta mengambil alih pengelolaan parkir di area perkantoran atau bisnis yang masih dikelola oleh pihak lain yang tidak memberikan kontribusi ke kas daerah,” kata Lintang, kepada Mcmnews.id, Senin, (15/6/2020).

“Atau bisa juga dengan menggandeng pihak lain yang selama ini sudah mengelola parkir tetapi tidak dibarengi dengan setoran resmi ke Pemkot (Pemerintah Kota),” tambahnya.

Tak hanya itu, dikatakan lintang, Pemkot Tangsel juga harus melakukan evaluasi dalam penerapan on street.

“Harus senantiasa mengevaluasi rencana penerapan parking on the street, agar efektif dan efisien dalam pelaksanaannya sehingga dapat meningkatkan PAD Tangsel,” ujarnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan, Purnama Wijaya mengungkapkan, pihaknya terus berupaya menertibkan lahan parkir liar dipinggir jalan atau on street, hal itu dilakukan agar dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangsel.

“Salah satunya kita mengadakan lelang, yang kedua menertibkan parkir-parkir liar yang masih belum terkoordinir, karena masih banyak parkir-parkir on street yang seharusnya diawasi oleh Dishub, ada beberapa lahan yang belum (berkontribusi) masuk ke retribusi daerah,” kata Purnama, Rabu, (10/6/2020).

back-to-top