Minggu, 6 Des 2020 | WIB

Tim Pemenangan Diserang Saat Pasang APK, Benyamin Davnie: Semoga Ini Yang Terakhir

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 30 Oktober 2020, 17:11 WIB
MCMNEWS.ID | Benyamin Davnie. (Dok: Istimewa)

MCMNEWS.ID – Calon Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) nomor urut tiga, Benyamin Davnie menyesalkan insiden yang dialami M Yusuf, selaku Ketua Regu Pemenangan Alat Peraga Kampanye (APK) Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan untuk wilayah Pamulang.

Benyamin mengatakan, ada pihak yang ingin mencelakai Yusuf ketika ingin memasang APK di Jalan Setia Budi, Pamulang.

“Ketika Pak Yusuf sedang memasang baliho, juga mengatur anak buahnya, ada yang meneriaki bersangkutan lalu mencoba untuk mencelakai Pak Yusuf dengan sepeda motornya. Beliau bisa menghindar, tapi justru tertabrak pengendara lain. Tulang panggul paha kaki kiri beliau patah,” kata Benyamin, dalam keterangan yang diterima Mcmnews.id, Jumat, (30/10/2020).

Pria yang akrab disapa Bang Ben itupun mengungkapkan, peristiwa yang mengarah pada tindakan kriminal dan intimidatif bukanlah kali pertama diterima tim Benyamin-Pilar.

Meski demikian, Bang Ben terus mengingatkan kepada tim di lapangan untuk tidak terpancing atau membalasnya dengan perlakuan serupa.

“Teman-teman kami di lapangan sering mendapatkan tekanan, baik secara fisik atau psikis. Kami terus mengingatkan tim untuk berhati-hati, juga tidak meladeni perbuatan tersebut. Semoga kejadian seperti ini menjadi yang terakhir. Tidak perlu ada kekerasan. Mari jadikan Pilkada Tangsel tetap aman, nyaman, dan damai,” ungkap Bang Ben.

Dikatakan Bang Ben, pihaknya membuka peluang untuk dilakukan pelaporan ke kepolisan. Dia pun berharap kepolisian segera menangani persoalan tersebut, termasuk menemukan motif pelaku.

Sementara itu, Ketua Tim Koalisi Rumah Kita Bersama Pasangan Benyamin-Pilar, Mochamad Ramli, menyayangkan insiden yang dialami Yusuf mewarnai jalannya kontestasi pesta demokrasi.

Menurutnya, persaingan yang mengarah pada kekerasan mencederai jalannya demokrasi.

“Tim Benyamin-Pilar selalu berusaha menjadikan Pilkada Tangsel tetap berjalan aman dan damai. Kami juga fokus pada penyampaikan visi-misi, program kerja, juga gagasan untuk membuat Tangsel ke depan menjadi lebih unggul. Jadi kami sangat menyayangkan insiden yang dialami Pak Yusuf,” katanya.

Politikus Partai Golkar itupun memastikan kepada tim pemenangan, relawan, juga pendukung pasangan Benyamin-Pilar tidak akan membalas perlakuan tersebut dengan perbuatan yang sama.

“Kami tidak ingin Pilkada Tangsel dicederai dengan perilaku-perilaku tak tercela seperti itu. Tentu kami tidak ingin menduga siapa pelakunya. Yang jelas, kami akan terus berusaha untuk membuat Pilkada Tangsel tetap berjalan aman dan damai,” tandasnya.

back-to-top