Jumat, 25 Sep 2020 | WIB

Tidak Seperti Kota Lain, Benyamin Pastikan Tangsel Tidak Akan Menutup Pasar Selama Mewabahnya Covid-19

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 14 Mei 2020, 13:10 WIB
MCMNEWS.ID | Benyamin Davnie, Wakil Walikota Tangerang Selatan. (Dok : Andre)

MCMNEWS.ID – Beberapa Kota di Indonesia telah mengeluarkan kebijakan akan menutup jam operasional pasar sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran wabah virus Covid-19.

Hal itu disebabkan karena pasar disebut-sebut sebagai salah satu tempat penyebaran wabah virus Covid-19, lantaran karena banyaknya orang yang berkumpul melakukan aktivitas jual beli.

Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, ketika dikonfirmasi mengungkapkan, bahwa pasar-pasar di Tangsel tidak akan ditutup.

“Rata-rata kalau di Pasar itu pelanggarannya tidak menjaga jarak, tapi kita sudah lakukan treatment, sudah diingatkan untuk melakukan hal seperti itu (tetap menjaga jarak),” kata Benyamin, Rabu, (13/5/2020).

“Kalau di Pasar kita juga sudah melalukan pengaturan, melalui Dinas Indag (Industri dan Perdagangan), dibantu oleh Satpol PP, dan Polres itu sudah mengingatkan, kita sudah pasang CCTV juga,” lanjutnya.

Pria yang akrab disapa Bang Ben itupun menjelaskan, Pemerintah Kota Tangsel telah melakukan langkah-langkah preventif untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus Covid-19 di Pasar.

“Sudah, kita sudah melakukan rapid test di Pasar Ciputat, Pasar Serpong, Pasar Jombang. Kita sudah lakukan rapid test ada kurang lebih 1200 yang kita rapid test, yang ada indikasi gejala Covid itu sedikit,” jelas Bang Ben.

“Tidak sampai 20 orang (yang ada indikasi gejala Covid), yang 20 itu kemudian kita catat alamat mereka, dan kita meminta Puskesmas untuk memantau perkembangannya, selama ini belum sampai kepada positif baru sampai pada gejala,” tandasnya.

back-to-top