Rabu, 21 Okt 2020 | WIB

Tidak Sepakat Pilkada Ditunda, Benyamin Davnie: Pemerintahan Harus Punya Pimpinan

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 19 September 2020, 20:00 WIB
MCMNEWS.ID | Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie. (Dok: Andre)

MCMNEWS.ID – Bakal calon Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, tidak sepakat jika pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dijadwalkan akan diselenggarakan pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang harus ditunda karena penyebaran Covid-19.

Benyamin mengatakan, hingga saat ini semua pihak telah bekerja keras untuk melaksanakan Pilkada sesuai tahapan yang ditentukan KPU.

Menurutnya, KPU sebagai penyelenggara hanya perlu melakukan pengetatan aturan tentang pelaksanaan Pilkada yang diselenggarakan ditengah pandemi.

“Saya gak sepakat lah Pilkada ditunda, karena semua pihak sudah bekerja maksimal untuk persiapan ini, termasuk KPU, Bawaslu, masyarakat, Pemda, para kandidat juga sudah siap,” kata Benyamin ketika dikonfirmasi Mcmnews.id, Sabtu malam, (19/9/2020).

“Hanya tinggal penyempurnaan atau pengetatan aturan dari KPU saja. Jangan dipaksakan, misalnya kalau memang pemilihnya banyak jangan dipaksakan satu hari selesai, kenapa tidak dibuat misalnya dengan panggilan seperti diperbankan pake nomor urut, satu hari misalnya setengahnya dari kapasitas TPS, setengahnya lagi besok jangan dipaksakan harus satu hari,” lanjutnya.

Benyamin mengungkapkan, alasan lain dirinya tidak sepakat Pilkada ditunda lantaran suatu daerah harus memiliki pimpinan.

Meski bisa menggunakan Pelaksana Tugas (Plt), lanjut benyamin, menurutnya Plt tidak bisa mengambil kebijakan yang dinilai strategis.

“Ya pemerintahan harus punya pimpinan, jadi gak bisa kalau umpamanya harus Plt. Jadi harus punya pimpinan, jadi pemimpin itu bisa didapatkan melalui Pemilihan Kepala Daerah, Pilkada akan menghasilkan kepala daerah yang dia menjadi eksekutor untuk berbagai kebijakan daerah,” jelasnya.

“Iya (Plt) beda dengan definitif, keberanian mengambil kebijakannya (juga) beda,” tambahnya.

Benyamin yang merupakan Wakil Walikota Tangsel itupun menjelaskan, penyebaran Covid-19 di Kota Tangsel termasuk masih terkendali.

“Masih (terkendali penyebaran covid-19) cara pengendaliannya itu kan pemerintah menginfokan kepada masyarakat untuk mematuhi (serta) disiplin menerapkan protokol kesehatan, makannya kita aktifkan kembali Satuan Tugas diberbagai tingkatan,” tandasnya.

back-to-top