Sabtu, 19 Sep 2020 | WIB

Temuan Pecahan Toples Yang Ditendang Jadi Alat Bukti, Lurah Benda Baru Jadi Tersangka

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 20 Agustus 2020, 10:13 WIB
MCMNEWS.ID | Lurah Benda Baru, Saidun.

MCMNEWS.ID  –  Polisi akhirnya menetapkan Lurah Benda Baru, Saidun, sebagai tersangka. Saidun tersandung kasus dugaan perusakan fasilitas milik SMAN 3 Tangsel pada Jumat 10 Juli lalu.

“Berdasarkan hasil penyidikan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, dan alat bukti lainnya, kita lakukan gelar perkara. Hasil dari gelar perkara tersebut telah ditemukan alat bukti sehingga terlapor (Saidun) kita tingkatkan menjadi tersangka,” kata Kapolsek Pamulang Kompol Supiyanto saat dikonfirmasi, Kamis (20/8/2020).

Saidun diduga mengamuk di ruang Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Tangsel karena kesal siswa titipannya tak diakomodir oleh pihak sekolah dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020.

Kapolsek Pamulang Kompol Supiyanto mengatakan, berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan saksi-saksi dan barang bukti, polisi langsung melakukan gelar perkara.

“Dari hasil gelar perkara tersebut, telah ditemukan dua alat bukti. Jadi status terlapor kita tingkatkan menjadi tersangka,” kata Supiyanto di Polsek Pamulang, Tangsel, Rabu (19/8/2020).

Adapun barang bukti yang ada pada polisi pecahan kaca dari toples beling yang ditendang Saidun di atas meja, serta rekaman CCTV saat Saidun menendang atas meja.

Meski demikian, penetapan itu tidak dibarengi dengan pemanggilan atau tindakan penahanan terhadap Lurah Saidun yang masih aktif bertugas. 

Polisi pun sudah melayangkan surat panggilan kepada Saidun, melalui Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. Surat itu juga sudah ditembuskan kepada Camat Pamulang, namun saat ini masih belum ada tanggapan.

Polisi menjerat Saidun dengan Pasal 406 tentang perusakan terhadap barang dan Pasal 335 ayat 1 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman hukuman di bawah lima tahun.

“Surat panggilan sudah kami layangkan ke Ibu Wali Kota Tangsel. Karena beliau juga seorang pegawai negeri, sudah kita tembuskan juga melalui Camat Pamulang. Jadi, tersangka baru dipanggil,” katanya.

back-to-top