Sabtu, 26 Sep 2020 | WIB

Tangsel Kembali Memperpanjang PSBB, TRUTH : Seolah Bekerja Padahal Hasilnya Tidak Kelihatan

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 16 Mei 2020, 17:15 WIB
MCMNEWS.ID | Koordinator Tangerang Public Transparancy Watch (Truth), Aco Ardiansyah. (Dok : Andre)

MCMNEWS.ID – Perpanjangan masa pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam rangka memutus mata rantai penyebaran wabah virus Covid-19 harus dibarengi dengan pemberian Jaring Pengaman Sosial (JPS).

Hal itu dikatakan oleh Koordinator Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH), Aco Ardiansyah, ketika dihubungi Mcmnews.id, Jumat, (15/5/2020).

“Menurut hemat saya, diperpanjang sih sebenernya satu sisi bagus, (namun) jika pelaksanaan PSBB nya efektif, lalu apa ukuran efektifnya? diantaranya pembatasan keramaian yang efektif, nah untuk mengefektifkan, mesti berbanding lurus dengan jaring pengaman sosialnya (JPS),” kata Aco.

“Jadi jangan sampai PSBB nya kapan, JPS nya kapan dibagiin. kan jadinya tidak jelas semua. salah satu indikator keberhasilan PSBB kan grafik pertumbuhan korban covid-19 menurun. lah mari kita liat coba grafiknya,” tambahnya.

Aco melanjutkan, menurutnya Pemeritah Kota Tangsel harus bekerja sesuai harapan masyarakat.

“Jadi pointnya adalah pada keseriusan pelaksanaan, kebijakan terintegrasi dan terkomunikasi dengan baik. Sejatinya PSBB 2 minggu itu jika berjalan sangat efektif, harusnya penurunan korban signifikan, kemudian masyarakat akan kembali beraktifitas normal, kan itu yang diharapkan sebenarnya,” ungkapnya.

“Pemkot (Pemerintah Kota) Tangsel ini kebanyakan judul, mengedepankan pelaksanaan agenda, jadi sebatas ceremonial saja, mengeluarkan anggaran yang banyak, mendistribusikan pekerjaan seolah bekerja padahal hasilnya juga tidak kelihatan,” tandasnya.

back-to-top