Kamis, 24 Sep 2020 | WIB

Tanggapi Komentar Soal Kritikan Saraswati, Ketua DPC Gerindra Tangsel Heran Masa Harus Nunggu 56 Tahun

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 10 September 2020, 12:33 WIB
MCMNEWS.ID | Ketua DPC Gerindra Tangsel, Li Claudia Chandra. (Dok: Andre)

MCMNEWS.ID – Ketua DPC Partai Gerindra Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Li Claudia Chandra, menyayangkan kritik yang dilontarkan Rahayu Saraswati mendapatkan respon emosial dari salah seorang tim pemenangan calon wakil walikota dan anggota Komisi II DPRD Kota Tangsel.

Padahal, Li Claudia menjelaskan, kritik yang dilakukan oleh Keponakan Prabowo Subianto itu mengarah kepada Pemeritah Kota (Pemkot) Tangsel.

“Kritik yang sesungguhnya ditujukan untuk jajaran Pemerintah Kota Tangsel justru ditanggapi secara emosional oleh tim sukses cawalkot dan bahkan Ketua Komisi II DPRD Tangsel turut serta jadi Humas Pemkot,” kata wanita yang akrab disapa Alin tersebut kepada Mcmnews.id, Kamis, (10/9/2020).

“Apa yang Rahayu Saraswati Sampaikan adalah suatu masukan yang membangun. Tangerang Selatan adalah kota yang baru berdiri 10 tahun tetapi kota ini memiliki APBD yang hampir Rp 4 Triliun,” lanjutnya.

Alin menjelaskan, dengan Anggaran Belanja sebesar itu, harusnya tak perlu menunggu 56 Tahun untuk memiliki Rumah Sakit dengan layanan yang Paripurna.

Lanjut Alin, harus diakui memang Rumah Sakit Umum Daerah Tangsel mengalami penurunan kelas pada Tahun 2019 dan ini sebuah fakta. Dikatakan Alin, alat kesehatan yang ada di RSUD Tangsel tidak bisa mendukung proses pemeriksaan kepada Bacalon Walikota dan Wakil Walikota juga Fakta yang jelas.

“Yang harus kita lakukan kedepan adalah memberikan Kesempatan kepada pemimpin yang lebih baik yang mampu mengelola sektor kesehatan secara baik sehingga Anggaran Belanja yang besar itu bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan Masyarakat di Bidang kesehatan,” jelasnya.

“Jangan terulang lagi belanja alat kesehatan di Mark Up dan di korupsi, sehingga mengganggu Jalannya pelayanan kesehatan bagi masyarakat Tangsel. Sebagai penyelenggara Pemerintahan janganlah alergi terhadap kritik apalagi kritik itu berdasarkan fakta,” tandasnya.

back-to-top