Sabtu, 26 Sep 2020 | WIB

Tangani Corona, Bukti Pemkot Telah Gagal Jadikan Tangsel Sebagai Kota Modern

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 16 Mei 2020, 4:38 WIB
MCMNEWS.ID | Wakil Ketua Fraksi Gerindra-PAN DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Abdul Rahman. (Dok : Andre)

MCMNEWS.ID – Wakil Ketua Fraksi Gerindra-PAN DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Abdul Rahman, menilai Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie sebagai Walikota dan Wakil Walikota gagal menjadikan Tangsel sebagai kota modern.

Dikatakan Rahman, padahal Kota yang telah dipimpin oleh Airin selama dua periode tersebut memiliki motto Cerdas, Modern, dan Religius.

Menurutnya, hal itu terlihat dari carut marutnya pendataan dan pendistribusian bantuan sosial (bansos) yang dilakukan oleh Pemerintah Kota.

“Motto Kota begitu mentereng yaitu Cerdas, Modern dan Religius. Tetapi kenyataannya sangat terbalik. Pendataan Masyarakat adalah sebuah bukti bahwa kota ini dikelola dengan tidak cerdas dan tidak modern,” kata Abdul Rahman, dalam keterangan yang diterima Mcmnews.id, Sabtu, (16/5/2020).

“Carut marut dalam distribusi Bansos membuktikan bahwa Pemerintah Kota Tangerang Selatan Gagap Teknologi dan gagal memahami penderitaan Masyarakat,” tambahnya.

Rahman mengungkapkan, sudah hampir 1 bulan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), masyarakat hanya dikejar kewajibannya saja untuk patuh terhadap PSBB. Namun, hak masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan dasarnya di abaikan dengan dalih masih Pendataan.

“Airin-Ben hanya bisa larut dalam seremoni pembagian bansos dari pusat tanpa bisa membuat suatu Legacy bagi masyarakat. Pemimpin itu yang dilihat adalah kebijakannya yang pro (terhadap) rakyat bukan pemimpin yang hanya bisa tebar pesona,” ungkapnya.

“Pasca pandemi nanti Kota Tangerang Selatan perlu pemimpin yang bisa menggerakan ekonomi kembali seperti semula bukan pemimpin kaleng-kaleng yang hanya bisa pasang wajahnya dibaliho pinggir jalan,” tegasnya.

back-to-top