Detail

Soal Vaksinasi, Ketua DPRD Tangsel: Kita Ikuti Prosedur Pusat

Tuesday, 19 January, 2021, 6:49 WIB
Penulis: Andre Pradana

MCMNEWS.ID – Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Abdul Rasyid, pemberian vaksin kepada masyarakat sebagai bentuk ikhiar melawan penyebaran virus Covid-19.

Hal itu dikatakan Abdul Rasyid menanggapi penolakan pemberian vaksin oleh salah satu anggota DPR RI.

“Tak perlu debat. Ini (Vaksinasi) ikhtiar kita bersama. Bagaimana kita bisa menyelesaikan permasalah pandemi ini. Jadi, soal adanya penolakan dari Anggota DPR itu, tak perlu menjadi perdebatan. Masyarakat sudah cerdas kok,” kata Abdul Rasyid, saat dikonfirmasi wartawan, Senin, (18/01/2021).

Pria yang akrab disapa Ocil itupun menuturkan, pihaknya akan mematuhi kebijakan Pemerintah Pusat, dalam hal regulasi vaksinasi kepada masyarakat Kota Tangsel.

“Kita ikuti prosedur dari Pusat. Dari dua lembaga yang memiliki otoritas soal vaksin itu. Yang pertama kan ada Majelis Ulama Indonesia (MUI) soal kehalalannya. Yang kedua ada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yang sudah menjelaskan bahwa vaksin itu aman. Itu saja yang jadi acuan kita,” tuturnya.

Sebelumnya, Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah menyebut, Pemkot Tangsel perlu membuat regulasi, untuk warganya yang enggan divaksin, sebab penolakan yang dilakukan oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Ribka Tjiptaning.

“Jika dibiarkan, pernyataan Ribka Tjiptaning akan menimbulkan efek domino di masyarakat. Itu (pernyataan Ribka Tjiptaning) akan mempengaruhi (masyarakat), yang memunculkan penolakan di konstituen,” kata Trubus Rahardiansyah.

“Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel harus membuat regulasi, seperti DKI Jakarta. Tangsel harus membuat aturan, agar ada sanksi kepada mereka yang menolak vaksin,” tambahnya.

Trubus menegaskan, pernyataan pejabat publik tersebut, akan menjadi persoalan jika terkait dengan regulasi pemerintah dalam penanganan pandemi.

“Ya, pernyataan Ribka sebagai pejabat publik tersebut, justru bertentangan dengan program pemerintah dalam mengentaskan pandemi ini. Karena Pak Joko Widodo juga, punya target 2021, Covid-19, sudah selesai,” tegasnya.