Kamis, 1 Okt 2020 | WIB

Saraswati Minta Pemkot Tangsel Cepat Atasi Limbah Medis di Sungai Cisadane

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 01 September 2020, 23:03 WIB
MCMNEWS.ID | Rahayu Saraswati

MCMNEWS.ID – Bakal calon Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menyesalkan pencemaran limbah medis Covid-19 yang terjadi di Sungai Cisadane.

Aliran Sungai Cisadane yang dipenuhi jarum suntik dan hazmat itupun membuat warga menjadi takut terinfeksi virus covid-19.

Saraswati mengatakan, limbah medis yang mengalir di Sungai Cisadane dapat mengancam keselamatan warga. Hal itu lantaran, areal itu masih digunakan warga untuk beragam keperluan, mulai dari mencuci pakaian sampai mandi.

“Seharusnya tata kelola limbah medis dijaga dengan sangat hati-hati, terutama di era pandemi yang belum mereda ini. Jangan sampai menjadi alasan baru penularan ke warga Tangsel dan sekitarnya” kata Saraswati.

Menurutnya, penanganan cermat masalah ini harus dilakukan secepatnya, mumpung tingkat pencemaran sungai belum terlalu buruk.

“TPA itu sendiri artinya Tempat Pemrosesan Akhir, bukan sekedar pembuangan akhir” tegas Saraswati.

Selain itu, berkaitan dengan limbah medis COVID-19, Saraswati yakin, pemerintah pusat tidak akan mentolerir jika limbah ini dibuang sembarangan apalagi di aliran sungai.

“Contohnya seperti pengelolaan limbah medis yang dilakukan di Wisma Atlet Kemayoran, yang ditangani secara khusus,
Tangsel pun, seharusnya melakukan hal yang sama” pungkas Saraswati.

Seperti diketahui, sebanyak 50 sampai 60 jenis limbah medis COVID-19 ditemukan mengalir di Sungai Cisadane, Tangerang, Banten. Limbah medis COVID-19 itu diduga mengalir dari TPA Cipeucang Tangerang yang longsor beberapa waktu lalu.

“Itu biasanya dari Kota Tangerang Selatan” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Liza Puspadewi.

back-to-top