Sabtu, 26 Sep 2020 | WIB

Saraswati Geram, Kasus Pelecehan Seksual Kembali Terjadi di Kota Tangsel

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 31 Agustus 2020, 13:22 WIB
MCMNEWS.ID | Rahayu Saraswati

MCMNEWS.ID – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali dihebohkan dengan kasus pelecehan seksual yang terjadi di Parung Benying RT 04/03, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel.

Kasus pelecehan dikabarkan bermula saat pemilik kontrakan berinisal MR. Awalnya pelaku datang untuk berkumpul bersama beberapa ibu-ibu yang sedang merujak. Saat itu, korban S (38), mengucapkan kalimat candaan dan tanpa pikir panjang MR langsung meremas dan memelintir payudara S hingga memar. Kejadian berlangsung pada Jumat (21/8/2020) sekitar jam 3 sore.

Karena merasa mendapat pelecehan seksual, S akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Tangsel dengan nomor laporan TBL/922/K/VIII/2020/SPKT/Res Tangsel tertanggal Sabtu (22/8/2020).

Dari laporan tersebut, terduga pelaku MR disangkakan pasal 289 tentang kejahatan terhadap kesopanan dan pasal 351 tentang penganiayaan.

Menanggapi hal itu, bakal calon Wakil Walikota Tangsel, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengatakan, kasus pelecehan seksual terhadap perempuan di Tangsel wajib menjadi perhatian semua pihak dan tidak boleh dianggap remeh.

Saraswati bersama calon Walikota Tangsel, Muhamad, merasa geram dan mengutuk keras siapa pun pelaku pelecehan seksual dan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Tidak boleh ada pembiaran terhadap pelaku pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan. Harus diproses secara hukum,” ucap Saraswati, Senin (31/8/2020).

Mengenai masih maraknya kasus pelecehan seksual dan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Tangsel, selaku calon pemimpin kota itu, Muhamad-Saraswati mempunyai rencana program yang memberi perlindungan lebih kuat kepada korban dan bantuan pemulihan dari trauma yang dialami para penyintas.

“Harus ada perlindungan kepada korban, dan mendapat bantuan untuk pemulihan atas trauma yang dialaminya,” tegas Saraswati.

“Beri perlindungan dan bantuan pemulihan kepada korban. Dan mari wujudkan bersama Tangsel sebagai kota yang ramah anak dan ramah terhadap perempuan,” lanjutnya.

Sekedar informasi, saraswati sendiri adalah mantan anggota DPR RI di Komisi VIII, yang kerap menyuarakan perlindungan lebih menyeluruh terhadap perempuan dan anak dari tindak kekerasan dan pelecehan seksual.

Saraswati juga sudah lama dikenal sebagai aktivis anti perdagangan orang. Keponakan dari Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, ini adalah pendiri Yayasan Parinama Astha (Partha) yang memperjuangkan kepentingan perempuan dan anak.

back-to-top