Minggu, 27 Sep 2020 | WIB

Relokasi Tidak Murah, Pedagang Disebut Rogoh Kocek Hingga Rp 2 Juta Untuk Rapihkan Lapak

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 24 Agustus 2020, 18:55 WIB
MCMNEWS.ID | Kondisi Pasar Ciputat di Kota Tangerang Selatan mulai Direnovasi (Dok: Andre)

MCMNEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dikabarkan memberi batas waktu hingga tanggal 4 September 2020 untuk para pedagang di Pasar Ciputat pindah ke Plaza Ciputat.

Menurut pantauan Mcmnews.id dilokasi, hingga kini nampaknya Plaza Ciputat belum siap sepenuhnya menampung sementara para padagang dari Pasar Ciputat

Hal itu terlihat dari masih banyaknya para pekerja yang sedang mempersiapkan lapak para pedagang yang nantinya direlokasi dari Pasar Ciputat.

Ketika dikonfirmasi, salah seorang pekerja, Yono, mengatakan, biaya yang dikeluarkan oleh pedagang untuk merapihkan lapak dagangan tidaklah kecil.

Yono menyebut, untuk merapihkan lapak pedagang yang menjual sembako, menurutnya harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 2 juta.

“Saya kerja disini mas, menyiapkan ruko-ruko untuk para pedagang yang nanti dipindah kesini (Plaza Ciputat, Red). Pedagang kan hanya diberi lapak kosong saja mas, kebutuhan untuk menaruh dagangan seperti rak ya bikin sendiri,” kata Yono, ketika ditemui di basement Plaza Ciputat, Senin, (24/8/2020).

Pasar Ciputat di Kota Tangerang Selatan mulai Direnovasi (Dok: Andre)

“Kalau merapihkan lapak untuk kesiapan pedagang seperti sembako kira-kira membutuhkan biaya sekitar Rp. 2 juta. Tapi kalau tukang emas bisa lebih,” lanjutnya.

Seperti diketahui, diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Kota Tangsel, Zulfa Sungki, menyebutkan, bahwa Pemkot Tangsel telah menyiapkan anggaran Rp 1,2 Miliar untuk sewa tempat relokasi pedagang.

“Itu udah dibahas di Badan Anggaran (Banggar) sebelumnya. Periode 2014-2019. Setau saya itu anggaran Rp.1,4 miliar. Nah untuk sewa tempat relokasi pedagangnya Rp.1,2 miliar. Jadi tugas kami sekarang pengawasan aja,” kata Zulfa, beberapa waktu lalu, Rabu, (01/7/2020).

back-to-top