Detail

Ramai Isu Rotasi dan Mutasi, Begini Respon Partai Pendukung Benyamin-Pilar

Rabu, 29 September, 2021, 14:49 WIB
Penulis: Andre Pradana

MCMNEWS.ID – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, dikabarkan akan melakukan rotasi dan mutasi jabatan ditubuh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel.

Rotasi dan mutasi sendiri dikabarkan akan dilakukan pada akhir bulan Oktober Terhitung 6 bulan setelah Walikota dan Wakil Walikota Tangsel dilantik.

Menanggapi hal itu, Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Tangsel, Eeng Sulaiman, mengatakan, bahwa rotasi dan mutasi adalah hak Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan selaku Walikota dan Wakil Walikota.

Ketika disinggung soal adanya kepentingan kepentingan politik dalam melakukan rotasi dan mutasi Eeng tidak menampik hal tersebut.

Menurutnya rotasi dan mutasi yang bermuatan unsur politik wajar selama untuk kepentingan masyarakat Kota Tangsel.

“Kita lihat dulu persoalannya, kalau memang Walikota Bupati dan Gubernur bahkan Presiden memang jabatan politis, kenapa harus khawatir ada unsur politis,” kata Eeng Sulaiman, ditulis Rabu, (29/9/2021).

“Kalau menurut saya hal yang wajar selama kepentingan itu sesuai dengan janji-janji dia ketika mau nyalon sebagai Walikota.
Kalau urusan jabatan fungsional itu beda, mungkin ada hal politisnya, tapi tidak sebesar menjadi Walikota,” lanjutnya.

Eeng menyebut, rotasi dan mutasi adalah hal yang wajar untuk dilakukan. Terlebih, lanjutnya, Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan adalah kepala daerah yang baru terpilih.

“Apalagi kepala daerah yang baru, itu rotasi pejabat-pejabat eselon untuk membantu kepentingan pemerintahannya wajib, wajib rotasi. Apalagi di Tangsel mungkin saja masih ada PLT yang belum Kepala Dinas definitif, itu harus segera, terlepas diganti atau tidak orangnya,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Gelora Kota Tangsel, Fikri Hamadi, menyebut, rotasi dan mutasi yang dilakukan Walikota Tangsel harus sesuai dengan kapasitas masing-masing individu dan bukan karena kedekatan.

“Saya sebagai Ketua Partai juga tidak menginginkan rotasi yang terjadi itu karena kedekatan atau apa yang tidak mempunyai kapasitas, dan Pak Wali juga sudah komitmen dengan saya. Kita pun berharap Pemerintah ini clean goverment, Pemerintah yang bersih tidak ada unsur-unsur mengesampingkan hal-hal yang lebih urgent untuk kepentingan publik,” paparnya.

“Adapun misalnya, diamanahkan sebagai apa gitu ya, terkait dengan posisi-posisi tertentu yang mempunyai afiliasi dengan partai-partai tertentu, selama itu punya kapasitas ya itu sah-sah saja. Tetapi itu sekali lagi ya tidak ada deal-deal an, kita menyerahkan semua kepada Pak Wali, sebagai Wali Kota Tangsel,” tandasnya.