Senin, 21 Sep 2020 | WIB

Rahmat Salam : Jika Saya Tidak Ikut Kontestasi, Itu Sama Saja Saya Mendiamkan Ketidakbaikan Terus Memimpin Di Kota Tangsel

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 14 Maret 2020, 18:44 WIB
MCMNEWS.ID | Rahmat Salam (tengah) Asda I Kota Tangerang Selatan. (Dok : Andre)

MCMNEWS.ID –     Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar acara Dialog Publik yang dilaksanakan di Aula Kelurahan Cirendeu, Sabtu, (14/3/2020).

Beberapa narasumber terlihat hadir dalam gelaran tersebut antara lain, Asisten Daerah (Asda) I Kota Tangsel Rahmat Salam, Direktur Keuangan PT. PITS Rumahaben, Tokoh Muda Fahd Pahdepie, Aktivis Anti Korupsi Suhendar, dan Lurah Cipayung Tomi Patria.

Salah satu narasumber, Rahmat Salam, menyatakan enggan mengikuti kontestasi politik mendatang. Namun ditengah perjalanan, katanya lagi, Rahmat mengaku kedatangan beberapa orang yang ingin dirinya mengikuti konstalasi politik Pilkada 2020 di Kota Tangsel.

“Saya dikirimin informasi untuk hadir sebagai narasumber. Tadinya kalau diundangan itu saya sebagai Calon Walikota, saya ngga mau datang. Karena saya merasa belum siap untuk menjadi walikota,” kata Rahmat Salam saat menjadi Narasumber, Sabtu (14/3/2020).

“Tapi dalam perjalanan waktu, ada yang datang ke saya, minta saya ikut mencalonkan diri sebagai walikota. Orang itu bilang sama saya, jika saya tidak mengikuti kontestasi, itu sama saja saya mendiamkan ketidakbaikan terus memimpin di kota ini. Dan saya merenungkan perkataan orang tersebut,” tambahnya.

Rahmat mengungkapkan, menurutnya setiap ilmu yang kita miliki harus diaplikasikan agar dapat berguna kepada masyarakat.

“Kalau kita punya ilmu tentang pemerintahan, kalau kita tidak turun membenahi berarti kita berdosa,” pungkasnya.

Di jajaran Pemerintah Kota Tangsel nama Rahmat Salam tidak diragukan lagi. Ia juga pernah menjadi Plt Camat Pondok Aren (2017), Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel (2018-2019).

DR H Rahmat Salam MSi lahir di Takengon, 12 Juli 1961, adalah Alumni Terbaik APDN Banda Aceh tahun 1983. Berkiprah di banyak tempat, termasuk dalam diskusi-disusi Otsus Aceh, menjadi dosen, dekan, mendirikan LSM Ciliwung Bersih dan sebagainya. Termasuk pernah menjabat Kepala Perwakilan Pemda Aceh Tengah di Jakarta pada 2004-2008.

Tapi setelah Aceh damai, Rahmat Salam lebih memilih menjaga perdamaian tersebut dan berkiprah juga sebagai  dosen dan penguji doktor (S3) di Universitas Indonesia, serta  menjadi birokrat di Tangerang Selatan.

back-to-top