Senin, 28 Sep 2020 | WIB

PSBB Dinilai Gagal, TRUTH Minta Pemkot Tangsel Lakukan Evaluasi & Serius Tangani Covid-19

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 26 April 2020, 19:33 WIB
MCMNEWS.ID | Koordinator Tangerang Public Transparancy Watch (Truth), Aco Ardiansyah. (Dok : Andre)

MCMNEWS.ID – Koordinator Tangerang Public Transparancy Watch (Truth), Aco Ardiansyah, mengungkapkan, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tidak memberikan dampak sama sekali terhadap penurunan korban ODP, PDP hingga positif Corona di kota bertajuk cerdas, modern, religius tersebut.

Aco mengatakan, setelah PSBB diterapkan di Tangsel, justru jumlah korban Virus Covid-19 mengalami peningkatakan.

“Dari hasil analisis yang dilakukan ternyata jumlah peningkatan ODP setelah PSBB lebih tinggi dari pada sebelum diberlakukan PSBB yaitu hasil analisis rata-rata 25 sampai dengan 23 orang kenaikannya,” ujar Aco, dalam keterangan yang diterima Mcmnews.id, Minggu, (26/4/2020).

“Kemudian peningkatan PDP, setelah PSBB lebih tinggi dibandingkan sebelum diberlakukan PSBB yaitu rata-rata 11,3 : 9 orang kenaikannya,” sambungnya.

Aco melanjutkan, sementara Pasien Positif Covid-19 sebelum dan setelah PSBB mengalami kenaikan yang sama yaitu rata-rata 1,6 orang kenaikannya.

“Melihat angka-angka dan perbandingan tersebut diatas, ini menunjukkan bahwa PSBB selama seminggu ini tidak efektif sama sekali, atau dengan kata lain gagal,” jelasnya.

Aco beranggapan Pemerintah kota tidak mampu mengeluarkan kebijakan untuk mengendalikan situasi dalam covid-19 ini dan sudah pasti penerapan PSBB ini menghabiskan anggaran yang lebih, sementara hasilnya sama saja.

“Oleh karenanya, dalam beberapa hari PSBB kedepan semestinya pemkot Tangsel mengevaluasi dan lebih serius lagi dalam menanggulangi Covid-19 ini,” tandasnya.

back-to-top