Selasa, 29 Sep 2020 | WIB

Pernah Diingatkan, Fraksi Gerindra-PAN DPRD Tangsel Kembali Minta TPA Cipeucang Ditutup

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 26 Mei 2020, 18:11 WIB
MCMNEWS.ID | Abdul Rahman turun tinjau TPA Cipeucang bersama anggota Dewan Fraksi Gerindra-PAN lainnya. Selasa, (26/05). (Dok : Andre)

MCMNEWS.ID – Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra-PAN DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Abdul Rahman bersama beberapa anggota Fraksi mendatangi TPA Cipeucang untuk meninjau longsornya Sheet Pile yang terjadi beberapa waktu lalu.

Abdul Rahman menjelaskan, ketika melakukan peninjauan, terlihat beberapa eskavator sedang mengeruk sampah yang masuk ke badan sungai Cisadane.

“Menurut Bapak Yeppi, selaku Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan (Tangsel), saat ini langkah yang di tempuh oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel dalam menangani Longsornya Sheet File ini adalah dengan mengeruk sampah yang masuk ke dalam badan Sungai Cisadane, selain itu juga meminta bantuan dari Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane, karena Tangsel Tidak mampu menanganinya sendiri,” Kata Abdul Rahman, Selasa, (26/5/2020).

Rahman mengungkapkan, beberapa tahun lalu ketika bertemu dengan kepada Dinas Lingkungan Hidup, dirinya meminta bahwa TPA Cipeucang itu tidak layak dan harus ditutup.

Namun dikatakan Rahman, permintaan tersebut tidak direspon sampai hari ini terjadi longsor akibat Sheet pile yang baru dibangun beberapa bulan lalu.

“Beberapa tahun yang lalu saya sempat memediasi Masyarakat Serpong dengan DLH terkait TPA Cipeucang, waktu itu kepala dinasnya adalah bapak Taher Rochmadi (Sekarang Bapenda), bahwa TPA Cipeucang tidak layak untuk itu harus di tutup,” ungkapnya.

“Pemerintah Kota Tangsel harus segera menutup TPA Cipeucang karena dari awal sudah bermasalah karena pertama dibangun dipinggir sungai yang jelas bisa merusak ekosistem Sungai Cisadane, kedua air curahan limbah (lindi) yang merembes ke Sungai Cisadane karena tanpa melalui Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Ini jelas membahayakan bagi pengguna air Cisadane, ketiga ini berdampingan dengan Hunian penduduk ini sangat tidak sehat buat kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Rahman mengatakan, Pemerintah Kota Tangsel harus meminta maaf kepada masyarakat Tangerang yang merasakan dampak dari jebolnya tanggul TPA tersebut.

“Pemkot harus meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Tangerang yang berada di seberang TPA Cipeucang karena Polusi Udara (bau) dan masyarakat Kota Tangerang atas tercemarnya air Sungai Cisadane,” tandasnya.

back-to-top