Minggu, 6 Des 2020 | WIB

Pelecehan Seksual ‘Coblos Udelnya’, Rano Karno: Kemunduran Dalam Berpolitik

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 29 Oktober 2020, 10:00 WIB
MCMNEWS.ID | Mantan Gubernur Banten, Rano Karno. (Dok: Andre)

MCMNEWS.ID – Mantan Gubernur Banten, Rano Karno, angkat bicara menyoal adanya pelecehan seksual yang ditujukan kepada calon Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) nomor urut satu, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Rano menyebut sistem kampanye dalam membangun isu-isu Pilkada di Kota Tangsel mengalami kemunduran.

“Ya seharusnya ujaran-ujaran seperti yang terjadi dan ditujukan kepada salah satu calon tidak terjadi di kota yang katanya Cerdas, Modern dan Religius ini. Seperti melecehkan, ujaran-ujaran kebencian untuk membangun opini, itu suatu kemunduran dalam berpolitik,” kata Rano Karno, Rabu, (28/10/2020).

Pemeran utama film Bang Doel itupun menuturkan, agar masing-masing pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tangsel harus berinovasi dslsm memunculkan gagasan dan ide.

“Seharusnya bagaimana mengadu ide dan gagasan. Itu baru bener. Jangan berkampanye seperti yang sudah sudah. Norak. Ayolah, kita adu inovasi inovasi, ide ide bagaimana membangun Kota Tangsel ini,” tandasnya.

Seperti diketahui, pemilik akun Facebook bernama Bang Djoel memposting foto hamil Rahayu Saraswati saat dirinya tengah melakukan pengambilan foto mothernity dengan kondisi perut buncit hamil dengan pusar telihat.

Foto tersebut diposting ke grup Tangsel Rumah dan Kota Kita. Parahnya, foto itu disertai dengan tulisan yang mengarah para pelecehan.

Belum lagi, dugaan ujaran kebencian yang melibatkan oknum Lurah di Tangsel, seperti yang dilaporkan Tim Advokasi Tangerang Selatan (TAUT), yang menyoal salah seorang ASN, Lurah Benda Baru Saidun.

“Kita bikin laporan ke Bawaslu terkait dengan pelanggaran pilkada, lebih ke netralitas ASN. Saidun itu kan lurah, nah dalam percakapan tersebut, dia menyatakan bahwa nasrani adalah musuh kita, dilarang memilih pemimpin nasrani,” kata Rizal Khoirurroziqin pelapor dari TAUT, beberapa waktu lalu.

back-to-top