Kamis, 29 Okt 2020 | WIB

Oknum Lurah Lakukan Provokasi SARA Menjelang Pilkada. Ruhamaben: Harus Ada Tindakan Tegas

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 04 Oktober 2020, 17:49 WIB
MCMNEWS.ID | Ruhama Ben. (Dok: Andre)

MCMNEWS.ID – Calon Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Ruhamaben angkat bicara menyoal adanya oknum Lurah yang melakukan Provokasi Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itupun menyebutkan, menurutnya oknum Lurah tersebut harus dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipir Negara (KASN).

“Lurah kan PSN kan. Kalo memang itu benar-benar terjadi ya saya sangat menyayangkan, karna ASN itu harus netral.
Maka dia (oknum Lurah) harus dilaporkan ke KASN. Harus ada tindakan tegas, supaya tidak ada kejadian itu terulang,” kata Ruhamaben kepada wartawan, usai menghadiri acara Tangsel Menitip yang diselenggarakan oleh Tangsel Club (TC), di Serpong, Minggu (4/10/2020).

Ruhama mengungkapkan, Lurah merupakan pimpinan bagi warga. Maka dari itu, Lurah harus memberikan contoh bagi warga masyarakat.

Terlebih, katanya lagi, dalam menjaga kondusifitas menjelang bergulirnya Pilkada pada Desember 2020 mendatang.

“Lurah itu kan pimpinan ya, jadi justru harus mengajak suasana yang kondusif. Jangan sampe ada permusuhan yang dimunculkan di masyarakat sama sama masyarakat. Kalo udah nyerang sana sini itu kan berarti dia (oknum Lurah) engga netral dia,” ungkapnya.

“Kita berharap memang aparat, pemerintah ini netral dan mengajak semua nya untuk bersama-sama jangan memojokan satu sama lain. Seharusnya sebagai seorang pimpinan, sebagai ASN, yah dia harus kondusif lah mengajak masyarakat secara edukasi,” lanjutnya.

Seperti diketahui sebelumnya, berdasarkan informasi yang didapat, oknum Lurah tersebut menulis dalam pesannya Kata guru ngaji kita, nasrani adalah musuh besar kita. Barang siapa yang memilih pemimpin’e nasrani, maka dia yang memilih tergolong dalam nasrani. (ditutup dengan kalimat takbir)

Sementara itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kota Tangsel, Ahmad Jajuli menyatakan, bahwa dirinya belum melihat isi pesan yang ditulis oleh Oknum Lurah tersebut.

“Belum melihat, Pastinya saya belum lihat isi broadcastnya seperti apa, jadi belom bisa memberikan tanggapan,” kata Ahmad Jajuli, dalam keterangan diterima Mcmnews.id, Sabtu, (3/10/2020).

back-to-top