Sabtu, 19 Sep 2020 | WIB

Miliki Potensi Besar Namun Dinilai Tidak Mampu Bersaing, Kota Tangsel Disebut Butuh Perubahan

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 30 Agustus 2020, 15:38 WIB
MCMNEWS.ID | Afandi Tomagola. (Dok: Andre)

MCMNEWS.ID – Meski memiliki potensi yang sangat besar, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dinilai tidak mampu bersaing dalam berbagai sektor tanpa adanya pengelolaan yang baik, tepat dan cerdas.

Demikian disampaikan Kabiro Pemungutan, Penghitungan dan Rekapitulasi Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Cabang Tangsel, Afandi Tomagola, dalam keterangan yang diterima Mcmnews.id, Minggu, (30/8/2020).

“Karena masih ada beberapa tempat yang perlu diperhatikan secara intensif agar mampu menampilkan jati diri dengan budaya lokal masing-masing dalam rangka bangkit dalam ketertinggalan dari wilayah lain,” katanya.

Afandi mengatakan, Geografis Kota Tangsel sangat strategis, hal itu lantaran, Kota Tangsel terletak di pusat koordinat 06’13’30’ sampai 06’22’30’ Lintang Selatan dan 106’38’ sampai 106’47 Bujur Timur. Berada 30 km di sebelah Barat Jakarta.

“Kondisi yang demikian menyebabkan kota ini letaknya sangat strategis karena menghubungkan antara Provinsi Jakarta dengan Provinsi Banten serta Jawa Barat,” ungkapnya.

Afandi menjelaskan, menurutnya saat ini Pemkot Tangsel mempunyai dua agenda besar yang wajib diselesaikan dan dikerjakan dengan penuh keseriusan dan kehati-hatian.

Dikatakan Afandi, yang pertama adalah hajat potensial dalam meningkatkan pendapatan daerah yang sering dikenal dengan istilah Visit Tangsel. Tujuan Visit Tangsel pada dasarnya adalah untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki Kota Tangsel kepada seluruh masyarakat secara keseluruhan.

“Namun untuk mencapai target sebagai tanda kesuksesan dalam mempromosikan wisata, tentu membutuhkan persiapan yang sangat matang, baik dari pendanaan, pengelolaan SDM, maupun SDA sampai pada infrastruktur yang memadai,” jelasnya.

Sambung Afandi, yang kedua adalah hajat akbar pemilihan Walikota yang sebentar lagi akan diselenggarakan. Menurutnya, berbicara persoalan politik, tentu masyarakat wajar jika bersikap kritis dan curiga atas keberlangsungan proses politik yang akan berlangsung. Karena seringkali politik praktis yang selama ini berjalan di Indonesia menjadi pestanya elit politik dan penguasa semata.

“Sebagai masyarakat Kota Tangsel, sudah selayaknya kita ikut serta dalam mengawal keberlangsungan kedua agenda besar tersebut. Masyarakat Kota Tangsel butuh sosok pemimpin yang hari ini bisa menjawab semua masalah-masalah yang ada di Tangsel,” katanya

Afandi meyakini, pasangan Muhamad-Saraswati adalah jawaban dari segala kegelisahan masyarakat Tangsel.

“Muhamad-Saraswati adalah pemimpin yang mempunyai gagasan dan ide-ide yang besar, pemimpin yang tegas, pemimpin yang jujur, dan apa adanya. Serta mampu memimpin Kota Tangsel ke arah yang baru,” tandasnya.

back-to-top