Detail

Menteri Koordinator Perekonomian Resmikan Gedung Inkubasi dan Kewirausahaan UMJ

Wednesday, 15 September, 2021, 14:58 WIB
Penulis: Andre Pradana

MCMNEWS.ID – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, meresmikan Gedung Inkubasi Bisnis dan Kewirausahaan di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

Peresmian dilakukan disela-sela acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UMJ, Rabu, (15/9/2021).

Airlangga mengatakan, fasilitas Inkubasi Bisnis sangat diperlukan, terlebih agar mahasiswa memiliki wadah untuk menuangkan ide terbuka yang dilakukan secara berkelompok dan mendapatkan mentoring.

“Jadi mereka dibiarkan ber-ide membuat gagasan, kreasi, atau apapun dan diberikan mentoring. Nah jika ini berhasil maka ini akan menetas wirausaha baru,” kata Airlangga Hartanto.

Airlangga memberikan contoh, pada saat Kementerian Perindustrian membuka inkubasi di Sekolah Tinggi Telkom, disana mahasiswa pada tingkat kedua berhasil membuat aplikasi secara komersial.

Selain itu, lanjut Airlangga, mahasiswa di Sekolah Tinggi Telkom juga mampu memberikan beasiswa bagi rekan-rekannya.

“Ini menjadi inspirasi untuk kita dan termasuk di UMJ. Yang sangat dekat dengan prinsipal bisnis, nah hari ini hadir Asperinda, Japerindo, Indofood, Pegadaian,” ungkapnya.

Menurutnya, adanya Pegadaian dalam grup, maka mahasiswa bisa mengahukan kredit usaha rakyat (KUR) kemudian kredit komersial yang memang perlu untuk membuka usaha baru.

Pria yang juga merupakan Ketua Umum Partai Golkar itupun menuturkan, pihaknya membina dari usaha yang modalnya di bawah 10 juta sampai mendapatkan KUR di bawah 500 juta.

“Dan adik-adik mahasiswa perlu tau, pinjam kredit usaha rakyat di bawah 100 juta tanpa jaminan, yang paling penting punya nomor induk NIK dan nanti melalui PT Pegadaian sudah satu grup mikro finance itu didorong. Jadi inkubasi dan keuangan menjadi bagian ekosistem yang menyatu,” terangnya.

Menurutnya, yang penting saat ini yaitu mahasiswa memiliki ide yang dapat diaplikasikan dan dites dengan para fasilitator.

“Kalau itu bisa dilakukan maka jumlah enterpreneur di Indonesia akan semakin banyak, karena jumlah yang sekarang tidak cukup, minimal sebuah negara 5 persen enterpreneur, kita baru sekitar 3,4 (persen, red),” tandasnya.

Sekedar informasi, acara pembukaan PKKMB UMJ turut dihadiri oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Dr Abdul Mu’ti, Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, Ketua DPRD Kota Tangsel, Abdul Rasyid, Rektor UMJ Ma’mun Murod Al-Barbasy, serta mantan Walikota Tangsel,Airin Rachmi Diany.